Wabup Harapkan Perhatian Pemkab Bojonegoro Kepada Desa Harus Merata

oleh -113 views

SuaraBojonegoro.com – Aparatur Desa dan Badan Permusyawaratan Desa sebagai ujung tombak pemerintah maka kita harus mengapresiasi kepada Pemerintahan Desa karena melaksanakan dan penyambung kebijakan pemerintah dari pusat, provinsi maupun kebijakan pemerintah Kabupaten. Ungkap Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto M.Pd dalam pembinaan peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan BPD di Aula Kecamatan Kapas Sabtu (28/11/2020).

“Pemerintah desa adalah kepanjangan dari pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten sehingga perlu di Apresiasi. Tanpa loyalitas Pemerintah Desa program pemerintah tak akan bisa jalan dengan lancar, “. Ucap Wakil Bupati Bojonegoro Budi irawanto.

Lebih lanjut, peningkatan ini dalam rangka mengelola pelayanan masyarakat secara maksimal. Sehingga setiap pengambilan keputusan bisa tepat, dan lancar sesuai harapan.

“Kita adalah pelayan masyarakat sudah sepatutnya memberikan pelayanan yang baik dan maksimal bukan masyarakat sebagai pelayan kita, ” Ucap Budi Irawanto

Pihaknya berharap kecamatan kapas bisa menjadi contoh kecamatan lain yang meningkatkan peningkatan menjadi desa mandiri. Pasalnya setiap desa memiliki potensi masing-masing yang harus dimaksimalkan dan harus di kembangkan.

“Butuh perhatian yang lebih dari Pemkab, bukan hanya pemerintah kecamatan saja dalam mewujudkan desa mandiri tersebut. Terpenting berikan perhatian yang lebih optimal untuk desa-desa dan harus merata dan tidak pilih kasih dalam pemberian bantuan ke desa” jelasnya.

Pembangunan desa adalah tanggung jawab pemerintah kabupaten, sehingga peran Pemerintah Kabupaten ini harus lebih maksimal untuk membantu desa. “seperti bantuan keuangan desa (BKD) ini adalah tanggung jawab pemerintah kabupaten Bojonegoro. Sehingga semua desa berhak mendapatkan BKD karen untuk kemjuan sebuah desa, “.ucap Orang Nomor dua di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Orang Asli Bojonegoro tersebut berpesan  dalam pengeloaan anggaran desa harus transparan dan semua wajib berhati hati dalam menjalankan tugas, juga amanah masyarakat. “Hal yang salah ya salah,  jangan melanggar aturan dan hukum yang berujung kepada kerugian desa dan komponen pemerintahan,” Pungkas Wabup Bojonegoro. (Lis/Red)