Diperiksa Penyidik Polda Jatim, Wabup Bojonegoro Disodori 40 Pertanyaan Terkait Dugaan Pencucian Uang & Penggelapan

oleh -1.626 views

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mendatangi Kantor Dit Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jawa Timur,  kedatangan wakil bupati Bojonegoro atas pemenuhan undangan sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana Pencucian uang dan atau penggelapan dalam jabatan dan TPPU Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS). Rabu 23/09/2020.

“Ada sekitar 40 pertanyaan yang diberikan oleh petugas penyidik Dit Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Selain itu, ada  beberapa pertanyaan yang khusus sifatnya dan penting, namun baiknya hanya diketahui oleh petugas penyidik saja,” Ungkap Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto

Menurutnya, pertanyaan yang diberikan petugas adalah seputar keberadaan SK Bupati terkait pengangkatan Direktur PT. ADS pada tahun 2018.  Dan selanjutnya berlanjut tentang adanya paraf wakil bupati  dalam nota pengajuan konsep naskah dinas yang dibuat oleh bagian Hukum kabupaten Bojonegoro, berkaitan dengan pemberhentian direksi PT. Ads dan pengangkatan PLT ADS.

Menurutnya sesuai dengan ketentuan pasal 71 ayat 1 permen nomor 54 tahun 2017 tentang badan usaha milik daerah. bahwa pembubuhan paraf pada surat adalah sebuah hal semestinya dilakukan dan tentu asisten dan bagian hukum juga sudah menilai kesesuaiannya. Sehingga paraf diberikan dan selanjutnya di sampaikan di meja Bupati untuk di tangani dan tidaknya selaku pimpinan tertinggi.

Sementara untuk keterlibatannya dalam keputusan setelah SK direksi baru. “ saya menjawab tegas hanya tahu mengenai adanya nota dinas saja dan memberi paraf, setelah itu tidak tahu keputusan serta putusan apa saja kaitannya dengan BUMD tersebut,” ujar Budi Irawanto.

Pemanggilan ini dimulai dari ihwal Disposisi kepala daerah atau bupati kepada Sekda dan kesesuaian tata cara dan  mekanisme aturan  perundangan yang berlaku kaitannya dengan rekruitmen direksi BUMD PT Ads. (SAS/Lis)