Bedah Rumah Pramuka Bojonegoro dimonitoring Kwarda Jatim

oleh -107 views

Oleh: Said Edy Wibowo

SuaraBojonegoro.com – Monitoring Program bedah rumah dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2020 monitoring program EJGSI (East Java Green Scout Innovation) Program Sinergi antara Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Pemprov Jatim, Komisi E DPRD Jatim, Kwarcab Bojonegoro berupa program bedah rumah di desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Bojonegoro.

Monitoring Program bedah rumah dipimpin langsung oleh Adie Kurniawan, SE, MM, selaku wakil Sekretaris Kwarda Jatim, beserta tim EJGSI Kwarda jatim, tim DBL Indonesia. Dalam kunjungan monitoring oleh Kwarda Jatim, Ketua EJGSI Bojonegoro beserta jajaran panitia, Pengurus Kwarcab, DKC hadir mendampingi dalam kunjungan monitoring tersebut.

Menurut Adie Kurniawan monitoring bedah rumah kami lakukan dalam rangka mengecek kegiatan yang digagas oleh Kwarda Jatim, Pemprov Jatim, Komisi E DPRD jatim, berjalan dengan lancar tanpa kendala. Ini adalah program pramuka Kwarda yang dilaksanakan oleh Kwarcab Bojonegoro dalam pengerjaannya dilaksanakan oleh Pramuka Bojonegoro.

Harapan kegiatan EJGSI yang berupa program bedah rumah, semoga program ini berkelanjutan dan bisa diteruskan oleh Kwarcab Bojonegoro bekerja sama dengan Pemerintah setempat untuk program bedah rumah pada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud karya nyata Pramuka untuk masyarakat, tambah Adie Kurniawan.

Drs.Musyafak, M.Pd.I selaku ketua panitia EJGSI, Alhamdulillah Kwarcab Bojonegoro dipercaya menjadi tuan rumah EJGSI berupa program bedah rumah yang berjumlah 7 rumah dan sudah terlaksana hampir 50%. Pemilik rumah sangat antusias dan sangat berterima kasih pada Pramuka yang telah membantu. Perlu diketahui untuk pengerjaan kegiatan bedah rumah dibantu oleh adik adik pramuka penegak pandega Bojonegoro yang selalu ada setiap hari dengan cara bergilir 2 pramuka setiap hari di tujuh titik rumah yang sedang dibangun. Ini adalah wujud aksi nyata pramuka untuk masyarakat bangsa dan negara, semoga sesuai target kami, pramuka bisa menyelesaikan program bedah rumah dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Tegas musyafak.(wib/red)