Ketua AKD Kecamatan Sukosewu, Jadikan AKD Sebagai Ajang Belajar, Diskusi & Informasi

oleh -285 views

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – AKD (Asosiasi Kepala Desa) Merupakan
adalah sebuah perkumpulan dari Kepala Desa yang bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat Aparatur Pemerintah dan masyarakat desa sehingga terwujudnya desa yang maju, sejahtera, adil, profesional dan demokratis dalam rangka mewujudkan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam pelaksanaannnya AKD sering melakukan komunikasi dan juga pertemuan antar kepala Desa dengan maksud melakukan berbagai komunikasi dan pembahasan serta kegiatan kegiatan evaluasi dari pelaksanaan masing masing Kepala Desa di wilayahnya, seperti yang dilakukan oleh AKD Kecamatan Sukosewu yang beranggotakan 14 Kepala Desa ini, dengan komunikasi dan juga silaturahmi dalam pertemuan akan dapat saling berdiskusi terkait persoalan persoalan yang ada Dan Salah satu tujuan dalam pertemuan ini, guna mempercepat koordinasi, informasi dan evaluasi atas kegiatan pemerintahan desa dan14 desa yang ada di kecamatan Sukosewu.

Disampaikan oleh Tomy Listiono, S.Sos, selaku Ketua Paguyuban AKD bahwa, melalui wadah paguyuban AKD ini, segala permasalahan yang menyangkut tugas dan tanggung jawab kapala desa bisa dipecahkan bersama sama dalam sebuah diskusi dan juga saling menyampaikan informasi untuk sebuah peningkatan kapasitas sebagai Kepala Desa.

Tomy Listiono, yang juga menjabat Kepala Desa Tegalkodo, menerangkan kepada media SuaraBojonegoro.com bahwa pihaknya melaksanakan kegiatan rutin yaitu pertemuan dalam tentang kewilayahan, termasuk jika terjadi satu permasalahan warga antar desa yang bisa dipecahkan dalam forum musyawarah.

“Misalkan terjadi permasalahan internal antar warga desa, atau salah pemahaman harus kita luruskan, jika itu ternyata masih bisa diselesaikan, kenapa tidak. ya kita rembuk bersama agar tidak mencuap dipermukaan, ” terang Tomy waktu ditemui Suarabojonegoro.com, Minggu (21/06/2020) pasca acara pertemuan AKD.

Ditambahkan oleh Tomy bahwa hal yang terpenting, adalah mengenai kegotong royongan, kebersamaan dan kekompakkan antar Kepala Desa dalam melaksanakan misi visi pembangunan Desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena hal itu menjadi bagian pokok terpenting dalam tugas dan kewajibam Kepala Desa agar menjadi pemimpin untuk semua masyarakat tanpa memandang siapapun dan pengecualian.

“Dalam hal dan segi apapun, Misalkan pelaksanaan program apa saja yang ada di pemerintahan desa, jika itu selalu dikoordinasikan, pelaksanaannya akan berjalan dengan maksimal, dan tidak mungkin segala sesuatu bisa ditangani sendiri, ” Ucap tomy.

Adapun dalam forum yang melibatkan 14 desa, di wilayah Kecamatan Sukosewu, kali ini membahas tentang kedepanya sebagai kades diwilayah  sukosewu, harus punya ketegasan dan kebijakan mengutamakan masyarakat, dan tidak hanya masarakat saja yang diutamakan harus guyup rukun dari berbagai elmen baik pemerintahan, lembaga pengak hukum, dan lembaga lainnya yang dapat membantu memberikan masukan dan saran terhadap pembangunan Desa dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di Desa.

“Komunikasi juga kita lakukan dengan lembaga lembaga pemerintahan, pelaku hukum, agar dalan pelaksanaan kegiatan program Desa bisa berjalam dengan baik sesuai dengan harapan dan aturan yang berlaku, karena semua kembali untuk kepentingan masyarakat banyak,” Tambah Ketua AKD Sukosewu.

Kades Tegalkodo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada sesama Kepala Desa di Kecamatan Sukosewu karena telah memilih dan menunjuk, dirinya sebagai Ketua paguyuban Kades se Kecamatan Sukosewu, “kepercayaan dari Saudara saudara Kades merupakan amanat terpenting untuk bersama sama menciptakan gotong royong, meningkatkan kapasitas Kades, dan membuat kondusif di masyarakat,” Tambahnya.

Sebagi ketua paguyuban Kepala Desa sekecamatan Sukosewu, Tomy berharap kedepanya tetap harus semangat dan saling mengingatkan dalam segala persoalan yang ada, karena menurut Tomy setiap manusia punya kelebihan, dan Kades merupakan pengabdi masyarakat dan dirinya juga berharap mudah mudahan untuk semua kades diwilyah Sukosewu dapat menjalankan amanat sebagai pemimpin yang patuh pada aturan yang ada.

“Mari kita semua bersama sama melaksanakan tugas dan fungsi kita dalan mengambil kebijakan sesuai dengan aturan yang ada dan tidak melanggar aturan pemerintah dan juga aturan hukum yang berlaku,” pungkas Tomy.

Dia juga menambahkan agar tidak ragu dalam berkomunikasi baik terkait program atau aturan yang seharusnya dijalankan agar tidak berbentur dengan persoalan kebijakan yang salah apalagi soal hukum, dan terlebih penting lagi kepala Desa harus bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat dalam berbagai persoalan dan kesalahpahaman yang sering terjadi. (sas*)