Belum Dapat Bantuan Dari Pemerintah Nenek Miskin Sebatang Kara Ini Dapat Perhatian Dari Polsek Kedungadem

oleh -421 views

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Nenek Mursiyah warga RT 22 RW 07, Desa  Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro Yang hidup sebatang kara didalam rumahnya ini memang sungguh memprihatinkan, selain hidup sendiri tidak ada lagi yang menjadi harapan untuk memenuhi kehidupannya sehari hari, bahkan bantuan dari pemerintahpun hanya sekali, itu pun pada tahun 2016.

Hal ini mengunggah Polsek Kedungadem untuk bisa sedikit meringankan beban Nenek Mursiyah menjelang lebaran dengan memberikan paket Sembako agar Nenek Mursiyah bisa merasakan layaknya warga lain untuk berhari raya Idul Fitri.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedungadem, AKP Agus El Fauzi, bersama anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro mendatangi rumah tua milik Nenek Mursiyah dan memberikan paket sembako.

“Kami Mengetahui Kondisi Nenek Mursiyah ini dari Bhabinkamtibmas, kemudian kami lakukan kunjungan ke rumah Nenek Mursyiah dan memang kondisinya sangat memprihatinkan,” Kata AKP Agus El Fauzi.

Paket Sembako yang diberikan ke nenek Mursiyah ini berupa Beras, RotinKhongguhan, 2 botol sirup, 2 kilogram minyak goreng, 10 Bungkus mi, dan 1 kg gula pasir.

Kapolsek Kedungadem juga menyampikan juga bahwa kedatangannya ini diharapkan dapat sedikit membantu nenek Mursiyah, apalagi menjelang lebaran Idul Fitri, agar Nenek Mursiyah bisa merasakan seperti warga lain dan bisa merayakan lebaran meskipun ditengah pandemi Corona.

Dari data yang dihimpun Polsek Kedungadem bahw Nenek yang hidup sebatangkara ini sejak ditinggal meninggal kakaknya Mursini pada tahun 2016 hanya mendapat BST 3 bulan dari Kemensos dan itupun belum tersalurkan karena yang bersangkutan tidak bisa jalan.

“Dari keterangan pihak kantor pos bantuan tersebut rencananya akan diantar akan tetapi hingga saat uni belum juga sampai, bantuan sari BPNT pun juga belum turun,” Tambah Kapolsek Kedungadem.

AKP Agus El Fauzi kemudian melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Desa Sidomulyo, bahwa rencananya Nenek Mursiyah akan diajukan ke Panti Jompi dan untuk keperluan makanan akan ditanggung Pihak Desa. (Sas*)