Bupati Anna Sampaikan Penanganan Covid-19 di Bojonegoro Melalui Webinar

oleh -653 views

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Langkah langkah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, bersama Polres, Kodim dan juga instansi terkait dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Bojonegoro menjadi penyampaian Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalah Webinar dalam Jaring (daring) di Pendopo Pemkan Bojonegoro, Rabu (20/5/2020).

Kegiatan dengan tema “Kendali Penanganan COVID-19: Milik Pusat atau Daerah?”, yang diselangarakan oleh CISDi bersama Komisi Nasional HAM (Hak Azasi Manusia) ini dengan nara sumber praktisi kesehatan, pemerhati kebijakan dan HAM, serta perwakilan pemimpin daerah. Di antaranya, Komisioner HAM Beka Ulung Hapsara, Senior Adviser on Gender and Youth WHO Diah Saminarsih, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,serta Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Disampaikan Bupati Anna bahwa upaya untuk mencegah dan menangani Covid-19, Pemkab Bojonegoro menggunakan asas gotong royong dengan membuat tim gugus tugas mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri dan tim kesehatan serta perangkat Desa, dan tidak menerapkan sistem Lockdown atau PSBB

“Kami terus menyampaikan larangan mudik, akan tetapi tetap ada juga yang memaksa mudik karena sudah tidak bekerja, namun terhadao mereka yang memaksa pulang tetap dilakukan isolaai mandiri atau di tempat isolasi yang disediakan pemkab hingga tingkat Desa,” Papar Bupati Anna.

Pemkab juga melakukan tracking. Ada 10 pasar kabupaten dan 70 pasar masuk dalam dasar list tracking. Dan dengan tracking tersebut ditemukan 25 oersen reaktif rapid tes. “Untuk Swab kami tetap lakukan rujukan ke rumah sakit yang memiliki laboratorium, dan itu menjadi kendala kami, karena belum memiliki fasilitas Swab,” Lanjut Anna Muawanah.

Hingga saat ini jumlah warga yang warga Bojonegoro yang masuk kategori OTG ada 364, ODP 225 orang, dan positif covud-19 ada 30 orang. Dari jumlah orang yang positif ada yang sembuh 2 orang dan meninggal 5 orang. (Sas)