Remaja 16 Tahun Tenggelam Saat Berenang Sungai Tinggang – Ngraho

oleh -

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Seorang Remaja yang masih pelajar, harus tenggelam dan ditemukan Sudah dalam kondisi meninggal dunia saat menyeberangi sungai dengan cara berenang di Sungai Tinggang turut Desa Payaman Kecanatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada pukul 16.15 WIB, Sabtu (11/01/2020).

Dari data yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa Korban bernama Hendrik (16) warga  Dusun Tuk Buntung, Desa Nganti, Kecanatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, semula  beserta 9 rekannya berangkat dari Ponpes Asyukuriah Desa Payaman Kecamatan Ngraho dengan berjalan melewati perkebunan untuk bermain dan berenang di sungai Tinggang yang berjarak sekira 1 kilometer dari Ponpes.

Kemudian pukul 16.15 Wib Hendrik dan teman-temannya sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan langsung mandi di sungai Tinggang. Seperti yang disampaikan oleh rekan korban kepada petugas Polsek Ngraho diantaranya adalah M. Misbarudin , (16) Warha Desa Ngrancang , Kecanatan Tambakrejo,  dan M. Zaenal, (16) warga Desa Malingmati Kecamatan Tambakrejo bahwa korban hendak hendak menyusul teman-temannya yang sebelumnya sudah berenang menyeberangi sungai terlebih dahulu.

Akan tetapi baru beberapa meter dari bibir sungai korban sudah tidak terlihat dan ternggelam dan Pada saat itu temen teman  korban  berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Kemudian beberaoa warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha melakukan pencarian terhadap tubuh korban, dan pada Pukul 17.00Wib datang saksi bernama Warjan dan warga Dusun Tinggang, menyelam mencari keberadaan korban.

“Kami temukan korban surah dalam keadaan meninggal dunia,” Kata Warjan.

Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa, selanjutnya di laporkan ke Polsek Ngraho, mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek Ngraho kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban.

Kapolsek Ngraho, AKP Muhtarom menyampaikan bahwa berdasarkan hasil keterangan Saksi dan hasil pemeriksaan oleh tim Medis , maka didapat keterangan bahwa Korban meninggal Dunia  karena Tenggelam. “Kemudian Pukul 17.50 Wib  jenasah korban diantarkan ke   rumah Orang Tuanya,” Jelas Kapolsek.

Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, dan Karena Orang Tua korban tidak bersedia dilakukan autopsi maka selanjutnya mayat korban diserahkan dan dilakukan proses pemakaman oleh keluarga korban. (Sas*)

No More Posts Available.

No more pages to load.