Pasca Angin Kencang di Bojonegoro, Bupati Anna Turun Ke Lokasi  dan Berikan Bantuan

oleh -

Reporter: Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro pada hari Senin Tanggal 11 Nopember 2019 sekitar pukul 16.00 WIB melanda kurang lebih 44 Desa di 12 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Selasa (12/10/19).

Selain itu angin kencang yang disertai hujan es yang melanda Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan 28 pohon tumbang, 19 rumah mengalami roboh dan rusak berat, 13 rumah warga mengalami rusak sedang dan 41 rumah warga mengalami rusak ringan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro sampai dengan malam dini hari rumah roboh terjadi di 3 rumah rusak berat di Desa Klepek Sukosewu, Desa Semawot Kecamatan Sukosewu.

“Pagi ini berdasarkan laporan beberapa wilayah yang terdampak mulai  melakukan kerja bakti,” kata Nadief Ulfia, selaku sekertaris BPBD Kabupaten Bojonegoro.

Selain membersihkan rumah warga yang mengalami kerusakan dan fasilitas umum yang terdampak juga mulai dilakukan perbaikan. Sementara itu pagi ini, Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah melakukan pantauan langsung di lapangan sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Rombongan berkumpul dirumah dinas pukul 05.00 WIB kemudian menuju ke 6 kecamatan terdampak angin kencang dan hujan yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Pukul 07.00 WIB Bupati bersama Sekda dan BPBD di Kecamatan Sukosewu, kemudian melanjutkan  menuju Kecamatan Dander, Purwosari.  Menurut rencana pagi ini Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga akan melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro. Adapun kerugian akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 9 dan 11 Nopember 2019  yakni  untuk tanggal 9 Nopember kerugian mencapai 1 milyar 1 milyar 921 juta 200 ribu rupiah di 44 Desa 12 Kecamatan mengakibatkan kerugian 1.377 rumah mengalami rusak ringan sampai dengan berat dan 23  fasilitas umum.

“Sehingga total kerugian akibat dua kejadian mencapai 2 milyar 365 juta 700 ribu rupiah,” pungkasnya. (Bim/red).

No More Posts Available.

No more pages to load.