Inilah Kerusakan Rumah di Sukosewu Akibat Angin Kencang

oleh -

Reporter Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada tanggal 11 Nopember 2019 kemarin mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro roboh dan diantaranya mengalami kerusakan. Selain itu angin kencang juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Selasa (12/10/19).

Dari data yang dihimpun kerusakan puluhan rumah tersebut terletak di tiga desa diantaranya adalah Desa Kleplek, Desa Sukosewu dan Desa Semawot.

“Kejadian pukul 17.00 WIB,” kata Umar Ghoni, selaku Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Adapun di Desa Klepek terdapat sebelas. Selain merusak rumah warga hujan dan angin kencang tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kantor pelayanan publik dan musholla sekolah.

“Kerusakan di kantor Kecamatan Sukosewu, Musholla SMPN 1 Sukosewu dan kantor Polsek Sukosewu,” ujarnya.

Berikut adalah identitas korban atau pemilik rumah yang mengalami kerusakan

1. DESA KLEPEK

1. Gufron (52) Desa Klepek, RT 17/ RW02.

2. Takziroh (42) Desa Klepek, RT 17/ RW 02

3. Didik (40), Desa Klepek, RT 17/ RW 02

4. Suwandi (55) Desa Klepek, RT 10/ RW 03

5. Patkur Rohman (38) Desa Klepek, RT 15/ RW 04

6. Agus bambang (40), Desa Klepek, RT 15/RW 04

7. Sumaniah (60) Desa Klepek, RT 06/ RW 02.

8. Katimin (65) Desa Klepek, RT 17/ RW 02

9. Kabullah (42) Desa Klepek, RT 10/ RW 03

10. Faizin (40) Desa Klepek, RT 05/ RW 02

11. Bambang (43) Desa Klepek, RT 15/ RW 02

Sedangkan di Desa Sukosewu terdapat satu rumah warga atas nama Suratno (60) Desa Tegalkodo RT 03/RW01, musholla dan Polsek Sukosewu.

“Desa Semawot atas nama Menis (almarhum), RT 01/ RW 02,” jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa namun dalam musibah tersebut mengakibat kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu hujan di sertai angin juga mengakibatkan beberapa genteng rumah warga tersingkap dan pohon-pohon di sepanjang jalan raya Sukosewu tumbang.

“Petugas Polsek bersama Satpol PP dan warga gotong royong membersihkan pohon tumbang yang di jalan guna menormalisasi kelancaran lalu lintas serta melakukan pendataan beberapa korban akibat bencana alam,” pungkasnya. (Bim/red).

No More Posts Available.

No more pages to load.