Krisis Air, Alumni 93 SMP N Kedungadem Droping Air Bersih

oleh -230 views

Reporter : Arum Sekar

SuaraBojonegoro.com – Sulitnya air bersih untuk kebutuhan warga guna keperluan sehari hari akibat musim kemarau dan kekeringan, membuat sejumlah warga di beberapa desa di kedungadem banyak berharap adanya bantuan air bersih, pasalnya sumber air di wilayah Desa mereka sudah tidak bisa dihandalkan lagi.

Hal itu tampak ketika para Alumni 93 SMP Negeri Kedungadem 1 yang tergabung dalam Paguyuban Konco lawas 93 melakukan droping air bersih di wilayah Desa di Kedungadem yang kesulitan air bersih, antusias warga sangat luar biasa mereka mengantri dan berbondong bondong untuk mendapatkan air bersih.

Menurut Nursyamsi, koordinator kegiatan Bhakti Sosial Droping air bersih ini mengatakan bahwa air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di 10 titi Desa ini diangkut menggunakan Truck tangki dan truck engkel, yang diberi terpal agar bisa menampung air kemudian disalurkan ke warga.

“Untuk setiap dump truknya kita muat air sebanyak 5000 liter, dengan sistem ini kita bisa mudah untuk mengirim air ke warga,  disetiap titiknya,” Katanya, Sabtu (02/11/19).

Hal ini membuat masyarakat yang kesulitan air bersih merasa teringankan beban krisis air yang dirasakan selama hampir 3 bulan di musin kemarau, “Kami sangat merasakan bagaimana sulitnya air bersih diwilayah kedungadem saat musim kemarau, karena disini merupakan wilayaj tadah hujan yang sulit air,” Tambah Nursyamsi yang juga bersama teman temannya se alumni diantaranya adalah Budi Siswanto serta Toni Siswanto yang juga mengordinir para alumni 93 SMP N Kedungadem.

Diterangkan oleh Pria yang juga Ketua Pusat Bantuan Hukum Peradi ini bahwa penyaluran dilaksanakan di 10 lokasi berneda diantarabya adalah  Desa Sidomulyo 2 lokasi : yaitu dusun Gendong kidul dan Gendong Lor, 2) Desa Jamberejo 1 titik yaitu : di dusun Samben, 3) Desa Ngrandu 3 titik yaitu : dusun Mulung, dusun Donggi dan dusun Mbomo, 4). Desa Kesongo 1 titik di dusun Pereng 5) Desa  Drokilo 1 titik di dusun Ploserejo dan 6). Di Desa Pejok dusun bronjong, 7). Desa Balong cabe 1 titik.

Baca Juga  Pemuda di Eks Lokalisasi Kalisari Dilatih Budaya Tanaman Hidroponik

“Dan penyaluran air terakhir di dusun Mbomo desa ngrandu disalurkan untuk kegiatan pembangunan masjid di dusun setempat. kegiatan dimulai tanggal 28 Oktober 2019 Hingga tanggal 2 Nopember 2019,” Pungkas Nursyamsi.

Berharap apa yang dilakukan para Alumni 93 SMP N Kedungadem ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, dan berharap pula akan ada kebijakan dari pemerintah agar memasuki musim kemarau kedepannya masyarakat di Kedungadem tidak lagi mengalami krisis air bersih. (Rum/Sas)