Haul Eyang Singonoyo dan Cikal Bakal Desa Sukorejo – Bojonegoro

oleh -

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Selama sepuluh hari warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, menggelar Haul Eyang Singonoyo, dengan berbagai kegiatan. Kegiatan Haul yang dimulai sejak tanggal 11 hingga 20 Oktober 2019 ini menarik kedatangan warga setempat. Jumat (18/10/19).

“Kegiatan Haul ini sudah menjadi agenda Desa Sukorejo setiap tahunnya dan sudah diatur dalam Perda,” kata Masruhan selaku Kaur pelayanan, Desa Sukorejo.

Dirinya menyatakan bahwa selain menggelar berbagai kegiatan seni, dalam haul Eyang Singonoyo ini juga diwarnai berbagai bazar yang menyajikan berbagai kuliner dan pernak-pernik. Tidak hanya itu kegiatan tahunan tersebut juga untuk memperkenalkan sejarah Desa Sukorejo kepada generasi melenial saat ini.

“Bahwa eyang Singonoyo ini merupakan cikal-bakal Desa Sukorejo,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Masruhan, menceritakan jika Eyang Singonoyo ini mempunyai nama asli Raden Subkhan atau Raden mas Joyo Hadikusumo. Karena kepiawaiannya dalam ilmu olah kanuragan yang dipergunakannya untuk melawan begal, perampok, Raden Subkhan atau Raden mas Joyo Hadikusumo ini mendapat julukan Singonoyo yang artinya macan yang kuat.

“Karena pada waktu itu disini merupakan daerah yang rawan kejahatan atau istilahnya daerah abangan. Selain menyebarkan ajaran agama eyang singonoyo juga melawan para penjahat itu,” ujarnya.

Atas jasanya tersebut pemerintah Rajekwesi kemudian memberikan wilayahnya kepada eyang singonoyo dan diberi lah nama Sukorejo yang artinya Suko adalah suka dan Rejo berarti ramai. Selain memiliki wilayah yang cukup luas dan penduduk yang padat Desa Sukorejo, saat ini juga mempunyai berbagai kultur agama yang berbeda dan hidup berdampingan.

“Semua agama ada dan hidup berdampingan. Memang mayoritas beragam Islam,” jelasnya.

Selain jasanya dalam penyebaran agama Islam, eyang singonoyo juga mempunyai andil dalam berdirinya perguruan pencak silat RASA yang masih dilestarikan hingga saat ini.

“Pencak Silat Rasa itu didirikan Eyang Ahmadi yang masih keturunan dari Eyang Singonoyo,” ucapnya.

Dirinya berharap kegiatan Haul ini dapat terus digelar pada tiap tahunnya. Hal ini mengingat perkembangan jaman yang mana generasi muda saat ini yang dianggap kurang faham terhadap budaya lokal termasuk sejarah para leluhurnya. Selain menggelar berbagai kesenian dan bazar kegiatan ini juga untuk mendoakan leluhur Desa Sukorejo yang berjasa dalam babat alas termasuk penyebaran agama Islam.

“Kegiatan Haul Eyang Singonoyo ini untuk mendoakan leluhur kita sekaligus nguri-nguri budaya khususnya Desa Sukorejo,” pungkasnya. (Bim/red).

No More Posts Available.

No more pages to load.