Pembangunan Jembatan Bojonegoro-Trucuk Tak Sesuai Target

oleh -

SUARABOJONEGORO.COM – Mega proyek pembangunan Jembatan Sosro Dilogo yang menghubungkan antara Bojonegoro – Trucuk yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo tak sesuai target.

Namun, Dinas PU Bina Maraga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro mengklaim bakal menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut tahun ini.

Panjang jembatan Bojonegoro-Trucuk tersebut sepanjang 145 meter. Sementara lebar jembatan 9,75 meter. Sedangkan, tinggi jembatan mencapai 26 meter dari lantai jembatan.

Sesuai progres awal, pembangunan jembatan yang dimulai 2016 lalu. Target pengerjaan selesai pada Desember 2017. Namun, molor hingga Agustus 2018. Saat ini, progresnya memasuki lelang finishing atau tahap tiga.

Untuk perhitungan biaya bangunan atau RAB tahap satu dan dua sudah terlaksana 100 persen. Setelah itu, dilakukan pembersihan lokasi dan menunggu proses selanjutnya yakni tahap tiga yang merupakan finishing atau akhir pengerjaan. Sementara, saat ini masih dalam proses lelang.

“Jika proses lelang lancar maka dipastikan akhir Desember 2018 bisa digunakan oleh masyarakat Bojonegoro,” ungkap Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, Andik Sudjarwo, Jumat (24/8/2018).

Untuk pengerjaan finishing atau tahap tiga yang akan dilelang diantaranya urukan dan pengaspalan jembatan, pemasangan sedikit pondasi di wilayah Desa Trucuk dan walkway atau untuk pejalan kaki serta pemasangan lampu jembatan.

“Nilai pekerjaannya sekitar Rp 7 miliar lebih dari APBD induk,” jelasnya.

Selanjutnya, Andik menjelaskan, total anggaran untuk pembangunan jembatan penghubung antara Bojonegoro-Trucuk ini menelan anggaran senilai Rp 90 miliar lebih dari pagu Rp 100 miliar.

Dengan di bangunnya jembatan ini, di harapkaan bisa menambah potensi wisata yang ada di daerah sebelah utara Bengawan Solo.

Sehingga, para wisatawan yang akan ke bendung gerak, agro wisata jambu kristal dan kebun blimbing mudah untuk menjangkuanya. (die/yud)

No More Posts Available.

No more pages to load.