Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Kondisi Jalan Nasional Bojonegoro menuju Babat kini menjadi momok menakutkan bagi para pengendara. Memasuki musim penghujan, jalur vital yang melintasi Kecamatan Kapas, Balen, Sumberrejo, dan Baureno ini dipenuhi lubang-lubang berbahaya yang tak kunjung mendapat penanganan.
Kerusakan yang sudah berlangsung cukup lama ini kian parah diguyur hujan. Genangan air menutupi lubang-lubang di badan jalan, mengubahnya menjadi ‘jebakan batman’ yang siap memangsa korban.
Bahaya yang paling mengintai adalah saat malam hari atau ketika hujan deras. Pengendara, terutama pengguna sepeda motor, menjadi korban yang paling rawan celaka.
“Kalau malam susah kelihatan, apalagi kalau hujan. Sudah beberapa kali ada yang jatuh karena jalannya berlubang,” ujar Mustofa, salah satu warga setempat, Kamis (13/11/2025).
Menurut keterangan warga, lubang di badan jalan semakin hari semakin banyak dan dalam serta lebar karena terus digenangi air dan dilindas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Tak hanya pemotor, pengemudi kendaraan roda empat juga merasakan dampak serius. Tidak sedikit pengemudi yang kaget dan kehilangan kendali saat kendaraannya tiba-tiba menghantam lubang yang dalam di kecepatan tinggi.
Kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan jiwa, tetapi juga merusak komponen kendaraan dan secara langsung mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Bojonegoro.
Warga Menuntut Perbaikan Cepat
Masyarakat yang geram dan khawatir kini menuntut pemerintah terkait untuk segera bertindak. Meski hanya perbaikan sementara berupa tambal sulam, hal itu dinilai sangat mendesak untuk menekan angka kecelakaan.
Warga menegaskan, jalan yang layak dan aman adalah kebutuhan utama untuk mendukung mobilitas dan kegiatan ekonomi antarwilayah.
”Kami berharap perbaikan segera dilakukan. Jangan tunggu ada korban jiwa dulu. Jalan yang aman adalah hak kami untuk mendukung ekonomi dan akses di Bojonegoro,” tegas seorang pengguna jalan lainnya. (Rif/Red)








