Mengembangkan pasar melalui produk asesoris, perajut PRIMA ikuti Pelatihan Merajut Boneka Karakter

SuaraBojonegoro.com – Sejumlah 18 perajut yang tergabung dalam kelompok PRIMA (Perempuan Indonesia Merajut) Kabupaten Bojonegoro dan Tuban mengikuti Pelatihan Merajut Boneka Karakter selama 2 hari (7-8/7). Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Penyandang Disabilitas tahun 2025 yang yang diinisisasi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) – SKK Migas serta dilaksanakan oleh Yayasan Sri Sasanti Indonesia (YSSI).

“Senang banget bisa tambah keterampilan, apalagi terus dapat orderan” ungkap Yohana yang merupakan Ketua Kelompok PRIMA Kabupaten Tuban. Sampai saat ini Yohana bersama dengan anggotanya yang berjumlah 20 orang sudah menyelesaikan sekitar 8.000 panel tas rajut pesanan dari mitra pembeli. Yohana berharap pesanan boneka rajut pertama kali ini lancar dan terus berlanjut.

Baca Juga:  Badan Dakwah Islam ExxonMobil Salurkan Hewan Qurban di Bojonegoro

Sebagai pelatih dalam Pelatihan Merajut ini adalah Norita pemilik dari Rumah Dolanan Benang Yogyakarta yang merupakan mitra pembeli dari produk boneka.

“Ibu-ibu PRIMA ini semangatnya bagus, cepat menangkap apa yang saya ajarkan dan mereka mampu menguasai pola” tutur Norita. Potensi permintaan produk boneka rajut cukup besar, saat ini sekitar 1.000 boneka rajut terjual setiap bulannya, imbuh Norita.

Masih dalam kesempatan yang sama, Wainem Koordinator PRIMA Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa menaruh harapan besar pada sektor rajut.

“Selama ini dari penghasilan merajut bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga, semoga dengan menambah variasi produk boneka ini penghasilan saya bisa meningkat” ungkap Wainem diakhir pelatihan. (Red/Lis)