Mengalirkan Air, Menebar Harapan: Private Renang Bojonegoro Salurkan 128.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

SuaraBojonegoro.com – Kepedulian terhadap sesama diwujudkan oleh Private Renang Bojonegoro melalui aksi sosial penyaluran 128.000 liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan tersebut disalurkan ke empat desa di Kabupaten Bojonegoro, yakni Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas; Desa Pengantin, Kecamatan Balen; Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon; dan Desa Butoh, Kecamatan Ngasem.

Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Private Renang Bojonegoro berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.

Owner Private Renang Bojonegoro, Abdus Salam Al Bachrul Hidayah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih. Menurutnya, air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berarti bagi kehidupan, sehingga kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan air perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Bagi kami, kepedulian bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan, tetapi tentang apa yang bisa kita lakukan untuk membantu sesama. Ketika ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kami ingin ikut hadir dan memberikan bantuan sesuai kemampuan kami. Alhamdulillah, sebanyak 128.000 liter air bersih telah disalurkan ke Desa Kumpulrejo di Kecamatan Kapas, Desa Pengantin di Kecamatan Balen, Desa Nglampin di Kecamatan Ngambon, dan Desa Butoh di Kecamatan Ngasem,” ungkap Abdus Salam.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Dijalan Gajah Mada, Diduga Akibat Revitalisasi Gorong-Gorong

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata tentang jumlah air yang disalurkan, melainkan juga tentang kepedulian dan harapan agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dukungan dan keikhlasan mereka menjadi bagian penting dari terlaksananya aksi sosial ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tambahnya.

Bagi Private Renang Bojonegoro, kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen untuk tidak hanya berfokus pada pembinaan olahraga renang, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Nilai-nilai kepedulian, empati, dan gotong royong diharapkan dapat tumbuh di lingkungan para pelatih, siswa, wali murid, serta masyarakat.

Baca Juga:  Fraksi Golkar Minta Dinas PU Cipta Karya Tanggung Jawab Atas Banjir Jalan di Kota Bojonegoro

Melalui aksi ini, Private Renang Bojonegoro ingin menunjukkan bahwa semangat berbagi dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan berkembang menjadi gerakan yang memberikan manfaat lebih luas. Kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan mampu meringankan kesulitan warga sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing.

Penyaluran 128.000 liter air bersih ke empat desa tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu seseorang memiliki segalanya. Dengan niat tulus, kebersamaan, dan kepedulian, setiap orang dapat mengambil bagian dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin Private Renang Bojonegoro tidak hanya dikenal melalui kegiatan olahraga, tetapi juga melalui manfaat yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Bagi kami, keberhasilan bukan hanya tentang apa yang kita capai untuk diri sendiri, melainkan juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh orang lain,” tutup Abdus Salam. (Red)