Memasuki Masa Tanam, Stok Pupuk di Bojonegoro Dipastikan Aman

SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan bahwa stok pupuk subsidi bagi petani di wilayah Bojonegoro dalam kondisi aman. Pupuk tersebut telah siap disalurkan sesuai jadwal musim tanam. Jum’at (10/10/2025).

Kepala DKPP Bojonegoro, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana dan Perlindungan Tanaman Yuni Arba’atun menjelaskan bahwa penyerapan pupuk hingga akhir September memang belum maksimal. Namun hal ini bukan disebabkan oleh hambatan distribusi maupun kekurangan stok, melainkan karena sebagian besar wilayah Bojonegoro belum memasuki masa tanam ketiga (MT3).

“Penyerapan subsidi pupuk disesuaikan dengan siklus tanam. Saat ini banyak petani baru mulai menyiapkan lahan, jadi wajar bila serapan belum penuh. Begitu masa tanam dimulai, penyaluran akan meningkat signifikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Masa Tanam Awal Tahun 2020, Stok Pupuk Dijamin Aman

Ia menegaskan bahwa seluruh jenis pupuk subsidi—baik Urea, NPK, maupun Petroganik—telah tersedia di gudang distributor yang tersebar di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Bojonegoro. Penyaluran dilakukan berdasarkan data kelompok tani yang telah terverifikasi dalam sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Subsidi Pupuk tidak bisa disalurkan secara sembarangan. Harus sesuai data e-RDKK agar tepat sasaran dan tidak ada rujukan,” tambahnya.

Pemkab Bojonegoro bersama distributor dan petugas penyuluh pertanian juga terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan distribusi pupuk berjalan lancar. Koordinasi dengan pihak kios resmi dan kelompok tani terus diperkuat agar penyerapan bisa optimal menjelang masa tanam Oktober–Desember 2025.

“Kami mengimbau para petani agar segera mengkompensasi pupuk sesuai alokasi kelompoknya begitu masa tanam dimulai. Pemerintah memastikan ketersediaan pupuk aman, tidak ada kelangkaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Masa Tanam Awal Tahun 2020, Stok Pupuk Dijamin Aman

Dengan langkah tersebut, Pemkab Bojonegoro optimis penyaluran subsidi pupuk akan terserap maksimal hingga akhir tahun dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di daerah. (Lis/Red)