Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Memasuki awal tahun 2026, ketersediaan stok beras yang dikelola Perum Bulog Cabang Bojonegoro dipastikan dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Perum Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja, saat dikonfirmasi terkait kesiapan stok pangan strategis.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun ini berada pada angka yang sangat mencukupi. Saat ini, Bulog Bojonegoro mengelola sekitar 42 ribu ton beras CBP yang tersebar di tiga kabupaten dalam wilayah kerjanya.
Beras yang dikelola Bulog merupakan stok CBP milik Pemerintah, yang disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran. Hingga saat ini, kondisi stok dinilai sangat terkendali dan siap digunakan apabila dibutuhkan untuk intervensi pasar maupun program pemerintah lainnya.
Harga beras di pasaran masih berada pada posisi aman dan terkendali. Baik beras premium maupun medium masih dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Selama tidak terjadi force majeure seperti gagal panen, kami optimis harga beras akan tetap stabil,” ujar Ferdian Darma Atmaja. Selasa (27/1/2026).
Dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan, sejumlah wilayah akan mulai memasuki masa panen Musim Tanam (MT) 1, yang diperkirakan akan semakin memperkuat ketersediaan stok beras di pasaran.
“InsyaAllah, dengan mulai masuknya masa panen, baik stok maupun harga beras akan tetap aman dan stabil,” pungkasnya. (Rif/Red)








