Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Warga Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran sungai desa setempat, Sabtu (5/9/2026) siang.
Mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.11 WIB. Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh Agus Widodo (41), perangkat Desa Brenggolo, kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, petugas bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bojonegoro, Urkes Polres Bojonegoro, dan BPBD Bojonegoro mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta mengevakuasi jenazah. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan, korban berjenis kelamin laki-laki dan saat ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai. Korban juga ditemukan tanpa mengenakan pakaian.
Pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan dan proses pembusukan. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari.
Identitas korban kemudian terungkap setelah seorang perangkat Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, bersama orang tua korban mendatangi RSUD Bojonegoro.
Perangkat Desa Wadang, Jiono, sebelumnya melaporkan adanya warganya yang telah meninggalkan rumah sejak Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Alfa warna hitam.
Setelah diperlihatkan jenazah tersebut, orang tua korban, Supriono, membenarkan bahwa mayat yang ditemukan merupakan anaknya. Ciri-ciri korban disebut sesuai dengan kondisi saat terakhir meninggalkan rumah.
Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat keterbelakangan mental.
Setelah mengetahui kondisi jenazah dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga kini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian. (Rif/Red)








