Mahasiswa KKN-TK 19 Universitas Bojonegoro Hadirkan Pojok Literasi di Desa Turi, Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kelompok (KKN-TK) 19 Universitas Bojonegoro menghadirkan Pojok Literasi di Balai Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, sebagai upaya meningkatkan budaya literasi dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas.

Program yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan KKN ini diawali dengan Open Donasi Buku, yaitu penggalangan buku layak baca dari berbagai pihak. Buku-buku yang dihimpun meliputi buku pengetahuan umum, buku agama, novel, buku motivasi, kamus, hingga berbagai buku referensi lainnya.

Setelah proses pengumpulan selesai, seluruh buku diseleksi dan dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Mahasiswa KKN-TK 19 kemudian menyediakan serta merakit rak buku sebagai bagian dari program kerja, sebelum menata koleksi buku di Balai Desa Turi hingga terbentuk sebuah Pojok Literasi yang nyaman dan mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Bersama Peradi, Unigoro Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Jumat (17/7/2026) dengan penyerahan Pojok Literasi secara simbolis kepada Pemerintah Desa Turi. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Mahasiswa KKN-TK 19 Universitas Bojonegoro dan Pemerintah Desa Turi yang bertujuan menghadirkan fasilitas membaca bagi anak-anak maupun masyarakat umum.

Sekretaris Desa Turi, Ernawati, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan fasilitas literasi di lingkungan desa. Menurutnya, penempatan Pojok Literasi di Balai Desa dipilih agar mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap Pojok Literasi ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak sekaligus menjadi sarana belajar yang bermanfaat bagi seluruh warga Desa Turi,” ujarnya.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN-TK 19 Universitas Bojonegoro berharap budaya membaca di tengah masyarakat semakin tumbuh. Keberadaan Pojok Literasi diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar, berbagi pengetahuan, serta mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas. (Red)