Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com | Madiun – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Wisata Monumen Kresek tercatat mengalami peningkatan jumlah pengunjung pada awal tahun 2026, Kamis (01/01/2026).
Salah satu petugas wisata Monumen Kresek, Narto, mengatakan bahwa selama libur Nataru terjadi lonjakan kunjungan wisatawan hingga sekitar 100 persen dibandingkan hari normal.
“Alhamdulillah, dibanding hari biasa jauh sekali peningkatannya. Bisa dikatakan naik sekitar seratus persen,” ujar Narto saat ditemui di lokasi wisata.
Ia menjelaskan, pada hari-hari biasa jumlah pengunjung relatif sepi. Namun, saat libur panjang Nataru, kawasan wisata tersebut tampak lebih ramai oleh wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
“Kalau dibanding tahun lalu, sepertinya hampir sama,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Tuminem, warga asal Nganjuk, mengaku sengaja memanfaatkan momentum libur awal tahun 2026 untuk berwisata ke Monumen Kresek bersama keluarga.
“Liburan Nataru ke sini sekalian mengajak keluarga. Tempatnya nyaman dan bisa sekalian mengenalkan sejarah kepada anak-anak,” tutur Tuminem.
Ia berharap, fasilitas serta kebersihan di kawasan Wisata Monumen Kresek terus dijaga agar pengunjung merasa nyaman dan tertarik untuk kembali berkunjung.
Wisata Monumen Kresek menjadi salah satu destinasi favorit di wilayah Madiun, terutama saat musim liburan, karena memiliki nilai sejarah sekaligus panorama alam yang menarik bagi wisatawan. (Why/Red)








