SuaraBojonegoro.com – Kabupaten Bojonegoro berhasil mencatatkan prestasi gemilang di tahun 2025 dengan meraih pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi se-Jawa Timur. Angka IPM Bojonegoro melampaui proyeksi awal, menegaskan keberhasilan daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Zulkipli, dalam press release Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan bahwa Bojonegoro mencatat pertumbuhan IPM fantastis sebesar 1,36 persen.
”Pertumbuhan 1,36 persen ini menempatkan Kabupaten Bojonegoro sebagai yang tertinggi di Jawa Timur untuk tahun 2025. Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan IPM Bojonegoro periode 2021 hingga 2024 yang berada di angka 0,96 persen,” terang Zulkipli.
IPM Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai 73,54 (kenaikan 0,79 persen). Namun, capaian aktual justru melampaui angka tersebut, menjadi 73,74 (kenaikan 0,99 persen dari tahun sebelumnya).
”Peningkatan IPM Kabupaten Bojonegoro naik signifikan sebesar 0,99 poin, dari 72,75 pada tahun 2024 menjadi 73,74 di 2025. Ini adalah peningkatan tertinggi di antara kabupaten/kota se-Jawa Timur pada periode ini,” ujar Kepala Bappeda Bojonegoro, Achmad Gunawan, pada Jumat (7/11/2025).
Capaian ini sekaligus mempertahankan status IPM Kabupaten Bojonegoro di kategori tinggi, dengan tren peningkatan year-on-year (y-o-y) yang konsisten yaitu pada tahun 2023 mencapai 71,80, tahun 2024 mencapai 72,75, dan tahun 2025 mencapai 73,74.
Peningkatan IPM tahun 2025 di Bojonegoro didukung oleh perbaikan di tiga dimensi penyusun utamanya, diantaranya adalah
Indeks Kesehatan (Umur Harapan Hidup/UHH), UHH Bojonegoro di 2025 naik menjadi 75,20 tahun, meningkat 0,29 persen dari 74,91 tahun di 2024.
Kemudian Indeks Pendidikan menjadi Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat dari 13,18 tahun (2024) menjadi 13,27 tahun (2025).
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik dari 7,59 tahun (2024) menjadi 7,78 tahun (2025).
Pengeluaran Riil per Kapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Bojonegoro di 2025 mencapai Rp11.796.000. Angka ini meningkat sebesar Rp592.000 dari tahun 2024 yang sebesar Rp11.204.000.
Secara keseluruhan, di tahun 2025, sebanyak 26 kabupaten/kota termasuk Bojonegoro, tercatat mengalami pertumbuhan IPM lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan selama periode empat tahun sebelumnya (2021-2024). (Why/Lis)








