SuaraBojonegoro.com – Bertempat di MAN 3 Bojonegoro Workshop Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusias, Selasa 16/9/2025.
Acara Workshop Pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Bapak Dr. Amanulloh, S.Ag., M.H.I, serta diikuti oleh peserta dari Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) MAN 3 Bojonegoro dan KKMA MAN 5 Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Dr. Amanulloh menyampaikan bahwa pendidikan di madrasah harus terus berkembang sesuai dengan tantangan zaman. Konsep Deep learning bukan hanya berfokus pada capaian akademik, melainkan juga mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, serta memiliki karakter yang kuat.
Beliau juga menekankan pentingnya kurikulum berbasis cinta, yang menumbuhkan rasa kasih sayang kepada sesama, kepedulian, dan tanggung jawab dalam lingkungan madrasah.
Sebagai Narasumber workshop adalah Aning Wulandari, M.Pd yang mengulas lebih dalam tentang Deep Learning, Perencanaan Pembelajaran Mendalam tidak hanya teori tetapi praktek, dan KBC dilanjutkan Said Edy Wibowo memberikan Ice Breaking dalam pembelajaran, dan Umar Rosyidi dengan materi Menjadi Guru Adaptif.
Kegiatan workshop ini menghadirkan sesi materi, diskusi, dan praktik implementasi, sehingga para peserta mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai strategi penerapan di kelas. Dengan kolaborasi antara guru dan pimpinan madrasah, diharapkan lahir inovasi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter mulia.
Melalui workshop ini, MAN 3 Bojonegoro berkomitmen untuk menjadi madrasah yang adaptif dan humanis, selaras dengan semangat membangun pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai cinta. (Red/Lis)








