SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas Bojonegoro terus mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Pengolahan Gadung di LPSM Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/7/2026).
Pelatihan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh 16 peserta dari masyarakat Desa Turi. Kegiatan menghadirkan Pak Japan sebagai narasumber, dipandu Batamia selaku moderator, serta dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Turi yang diwakili Kepala Dusun Belah bersama mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas Bojonegoro.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah umbi gadung menjadi produk yang aman dikonsumsi, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, potensi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua KKN Kelompok 19 Universitas Bojonegoro, sambutan narasumber, sambutan perwakilan Kepala Desa Turi, serta doa bersama. Setelah itu, peserta mengikuti sesi penyampaian materi sekaligus praktik langsung pengolahan gadung.
Dalam pemaparannya, Pak Japan menjelaskan tahapan pengolahan gadung mulai dari proses perendaman untuk menghilangkan kandungan racun alami, pengolahan hingga menjadi produk siap konsumsi, sampai teknik pengemasan yang menarik agar memiliki daya saing di pasaran. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, bahkan aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai teknik pengolahan maupun peluang usaha berbahan dasar gadung.
“Saya berharap masyarakat Desa Turi dapat mengembangkan potensi olahan gadung menjadi produk yang memiliki nilai jual sehingga mampu membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Pak Japan.
Sementara itu, Kepala Dusun Belah yang mewakili Kepala Desa Turi menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Universitas Bojonegoro dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas Bojonegoro yang telah menghadirkan pelatihan ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengembangkan potensi gadung sebagai produk unggulan Desa Turi dan meningkatkan perekonomian warga,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas Bojonegoro berharap masyarakat semakin mampu memanfaatkan potensi sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah. Selain memperkuat ketahanan ekonomi desa, pelatihan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong tumbuhnya usaha berbasis potensi lokal yang berkelanjutan di Desa Turi. (Red)








