SuaraBojonegoro.com — M. Rizky Fathoni, mahasiswa prodi Kimia Universitas Bojonegoro (Unigoro) menorehkan prestasi membanggakan. Dia menjadi salah satu speakers dalam Seminar Expose Temuan Bahan Kimia: Racun Plastik dalam Darah yang diselenggarakan oleh ECOTON Indonesia di Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM) Surabaya, Senin (9/3/26). Seminar hasil penelitian tersebut juga diikuti oleh 13 mahasiswa dari UKWM Surabaya dan Universitas Negeri Malang.
Rizky menuturkan, risetnya tentang Identifikasi Potensi Dampak Triclosan dan Propilparaben dalam Urin Pekerja Sampah Perempuan berawal dari tugas yang diberikan saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di ECOTON Indonesia. Penelitian tersebut berfokus pada solusi untuk menekan risiko paparan plastik terhadap kesehatan manusia. “Saya meneliti kadungan zat kimia berbahaya dalam urine yang dihasilkan dari paparan limbah plastik. Nah, ternyata di dalam urine tersebut ada senyawa triclosan dan propilparaben. Bahan kimia itu biasanya ada di kosmetik dan skincare yang dibuang. Hingga akhirnya terakumulasi dengan senyawa lain,” tuturnya, Selasa (10/3/26).
Potensi dampak dari paparan triclosan dan propilparaben yang paling sering diteliti adalah bagian hormon reproduksi wanita. Mulai dari siklus menstruasinya tidak stabil, kelahiran prematur, hingga sulit hamil. Hasil penelitian menunjukkan, pekerja sampah perempuan berisiko mengalami gangguan kulit, gangguan pernafasan, dan terpapar bahan kimia yang dapat mempengaruhi hormon kesehatan reproduksi. “Diperlukan intervensi preventif melalui penyediaan dan penggunaan APD (alat pelindung diri) secara konsisten. Sekaligus edukasi tentang risiko paparan bahan kimia, serta penguatan regulasi pengelolaan limbah kosmetik dan plastik guna menekan paparan di tingkat hilir,” jelas Rizky.
Selain dipresentasikan di hadapan akademisi dan dokter dari lintas universitas, riset yang dilakukan oleh Rizky juga akan dipublikasikan di jurnal SINTA 4. (din/lis)









