Kelompok KKN 13 Unigoro Petakan Potensi dan Tantangan Desa Bobol Kecamatan Sekar

SuaraBojonegoro.com – Kelompok KKN 13 Universitas Bojonegoro (Unigoro) melakukan survei awal dan pemetaan kondisi wilayah di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, sebagai langkah awal penyusunan program kerja pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi desa sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat setempat.

Dari hasil survei tersebut, Kelompok KKN 13 mencatat bahwa Desa Bobol memiliki modal ekonomi yang cukup kuat, terutama pada sektor pertanian. Mayoritas masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada budidaya tanaman jagung dan padi yang menjadi komoditas utama desa. Potensi lahan pertanian yang luas serta pengalaman masyarakat dalam mengelola sektor pertanian menjadi kekuatan utama yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain potensi ekonomi, para mahasiswa juga menemukan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat yang masih terjaga dengan baik. Kondisi ini dinilai menjadi modal sosial penting dalam mendukung berbagai program pemberdayaan yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Baca Juga:  Fakultas Ekonomi Unigoro Gelar Yudisium S1 Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Ritel: Inovasi Tugas Akhir Scriptpreneur

Namun, di balik berbagai potensi tersebut, Kelompok KKN 13 juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi warga Desa Bobol. Salah satu persoalan utama adalah ancaman krisis air yang kerap terjadi saat musim kemarau. Keterbatasan ketersediaan air tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memengaruhi produktivitas pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi mahasiswa KKN karena keberlanjutan sektor pertanian sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya air yang memadai. Oleh karena itu, berbagai upaya dan inovasi yang mendukung pengelolaan air serta ketahanan sektor pertanian akan menjadi salah satu fokus kajian dan program kerja selama pelaksanaan KKN.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN TK 26 Universitas Bojonegoro Buat Peta Wisata Desa Jono untuk Dukung Pengembangan Pariwisata Lokal

Berbekal data komprehensif dari hasil pemetaan awal ini, Kelompok KKN 13 berkomitmen untuk menyusun program kerja kolaboratif yang solutif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penggerak potensi ekonomi lokal, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan serta inovasi yang dapat membantu menjawab tantangan lingkungan dan pertanian yang dihadapi masyarakat Desa Bobol.

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Bobol, Kecamatan Sekar. (Red)