Kekeringan Melanda Desa Jati Mulyo Kecamatan Tambakrejo, Sejumlah Petani Mengungsi Bercocok Tanam di Kecamatan Purwosari

Reporter : Lina Nur Hidayah

SuaraBojonegoro.com – Inilah keluhan para petani asal desa Jati Mulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro saat kekeringan melanda daerahnya. Sebanyak 14 petani harus bercocok tanam tebu di wilayah kecamatan Purwosari karena wilayah tersebut lebih memadai dalam bercocok tanam.

Sejak musim kemarau melanda jati Mulyo sejumlah petani mengeluhkan tak ada air di daerah tersebut baik untuk pertanian maupun untuk mandi.
Menurut seti salah satu petani jati Mulyo mengatakan bahwa pada musim kemarau ini lebih memilih menanam tebu, jagung maupun kacang kacangan untuk menyambung kebutuhan hidupnya.

Seperti yang diungkapkan Seti salah satu petani Jatimulyo bahwa untuk mendapatkan air bersih di desa Jati Mulyo harus menempuh jarak tempuh yang relatif jauh. (Sabtu, 14/09/24)
“harus menempuh jarak tempuh yang relatif jauh dengan membawa 9 derigen tiap harinya,” Cerita Seti kepada awak media.

Baca Juga:  Pendampingan Petani Saat Panen Oleh Babinsa Sumberrejo

Warga setempat berharap adanya pendistribusian air bersih didaerah tersebut karena untuk sampai saat ini penyaluran bantuan air dikecamatan Tambakrejo belum merata.
(Lin/red)