SuaraBojonegoro.com – Kepolisian Sektor Sumberrejo mengajak para pemuda dari berbagai perguruan silat untuk mengambil peran aktif sebagai Mitra Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Polri. Ajakan tegas ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Sumberrejo, Iptu Zakaria Abdul Rahim, saat menghadiri kegiatan latihan bersama perguruan silat di Desa Deru, Minggu (09/11/2025) pagi.
Kapolsek Zakaria menekankan bahwa energi dan semangat generasi muda harus disalurkan untuk kegiatan positif, alih-alih terlibat dalam aksi kekerasan yang merugikan.
”Kami mengajak kalian semua untuk bersama-sama menjadi mitra kamtibmas. Buktikan bahwa jiwa kesatria yang kalian latih di gelanggang silat adalah untuk menjaga ketertiban, bukan justru mengganggu masyarakat,” seru Iptu Zakaria di hadapan ratusan pesilat muda.
Dalam himbauannya, Kapolsek menyoroti maraknya aksi tawuran dan kekerasan remaja yang belakangan ini kerap terjadi, menegaskan bahwa tindakan tersebut hanya akan membawa kerugian.
”Kegiatan negatif seperti tawuran dan aksi kekerasan bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merugikan masa depan kalian, mengecewakan orang tua, dan merusak ketenangan masyarakat lainnya,” tegasnya.
Selain itu, Iptu Zakaria juga secara khusus mengajak para pemuda menjauhi narkoba, minuman keras, dan tindak kriminal lainnya. Ia mendorong para anggota perguruan silat untuk menjadi pelopor dan mengajak perguruan lain bersatu dalam semangat persaudaraan untuk menjaga Bojonegoro tetap kondusif.
”Masa depan kita adalah investasi terpenting. Jangan sampai hancur hanya karena terlibat dalam hal-hal negatif. Mari bersinergi dengan Polri, jadilah agen perubahan positif di lingkungan masing-masing,” tutupnya penuh harap.
Ajakan Kapolsek ini disambut antusias oleh para pesilat muda yang hadir, menunjukkan komitmen mereka untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan menjaga keamanan wilayah Sumberrejo. (Lis/Red)








