Reporter ; Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Warga Dusun Kaligede, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan kondisi jalan rusak parah sepanjang lebih dari tiga kilometer yang menghubungkan desa ke dusun mereka. Kerusakan tersebut kini berdampak serius, hingga menyulitkan proses pemulangan jenazah dari rumah sakit beberapa waktu lalu. Jumat (06/02/26)
Keluhan warga mencuat setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan jenazah warga ditandu secara manual oleh keluarga dan warga sekitar. Dalam video tersebut, terlihat rombongan harus berjalan di jalan berlumpur dan licin karena ambulans tidak mampu melintas.
Dalam rekaman itu, perekam video terdengar mengungkapkan keprihatinannya dengan logat Jawa, menggambarkan beratnya kondisi warga Kaligede yang harus menghadapi situasi tersebut, terutama di tengah malam yang tanpa penerangan.
Saat dikonfirmasi awak media ini salah satu warga yang enggan disebut namanya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (4/1/2026).
“Jalan tidak bisa dimasuki mobil, motor saja kesulitan karena jalannya licin beralaskan tanah,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan bahwa warga yang ditandu sudah dalam kondisi meninggal dunia untuk dibawa kerumah duka.
“Pulang dari rumah sakit, ambulans hanya bisa sampai dekat Masjid Samin. Dari situ sampai rumah, jenazah harus ditandu lebih dari tiga kilometer,” terangnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur ditambah belum ada perbaikan sama sekali membuat kendaraan roda empat tidak mungkin melintas, terutama saat malam hari dan setelah hujan.
Sementara itu, Kepala Desa Meduri membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyampaikan bahwa lokasi kejadian berada di wilayah Dusun Kaligede yang selama ini memang menjadi titik rawan akibat kerusakan infrastruktur jalan.
“Benar, itu warga Kaligede, lokasinya memang yang kemarin sempat viral,” pungkasnya. (Bim/red).








