Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Mengawali lembaran tahun 2026, Karang Taruna Desa Sukorejo, melakukan gebrakan melalui kegiatan diskusi santai bertajuk “Jagongan Bareng Bu Kades”. Dengan tema besar “Pemuda Bergerak, Sukorejo Melangkah”, acara yang digelar di Pujasera Sutoyo Food Corner ini menjadi ruang diskusi yang segar dan demokratis. Minggu (18/1/2025).
Suasana malam itu jauh dari kesan formal yang kaku. Dengan duduk lesehan bersama, tidak tampak sekat antara Kepala Desa Sukorejo Meyke Lelynasari yang akrab disapa Mbak Kades dengan remaja Karang Taruna, jajaran perangkat desa, RT/RW, hingga pengurus BUMDES.
Kepala Desa Sukorejo, membuka diskusi dengan pemaparan yang sangat terbuka mengenai anggaran desa, program kerja pemerintah desa, hingga tantangan serta permasalahan yang tengah dihadapi saat ini. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata transparansi tata kelola pemerintahan desa yang demokratis.
“Kami ingin pemuda tahu persis bagaimana anggaran dikelola dan apa saja rencana pembangunan ke depan. Pemuda bukan hanya penonton, tapi mitra strategis pemerintah desa,” ungkap Mbak Kades di hadapan peserta.
Diskusi mengalir dinamis saat sesi tanya jawab dibuka. Para pemuda tampak antusias melontarkan ide dan pertanyaan kritis terkait berbagai isu krusial, di antaranya adalah Pendidikan dengan Harapan akan adanya program beasiswa bagi pelajar berprestasi.
Kemudian soal ekonomi Ekonomi dan SDM dengan tujuan untuk Pembukaan lapangan kerja baru, optimalisasi aset desa, dan peningkatan kualitas SDM pemuda.
Selain itu juga pembahasan soal Infrastruktur dan Wisata yang bertujuan untuk Pengembangan potensi wisata desa untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Lingkungan: Penanganan masalah sampah yang berkelanjutan di tingkat desa.
Ketua Karang Taruna Sukorejo Muda menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah awal bagi pemuda untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam pembangunan desa. Semangat “Muda, Aktif, Peduli” yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk membawa Desa Sukorejo melangkah lebih maju.
Jagongan bareng ini berakhir dengan rasa kekeluargaan yang erat, menandakan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan generasi muda adalah kunci utama perubahan. Dengan keterbukaan dan semangat gotong royong, Desa Sukorejo optimis menatap tahun 2026 dengan karya-karya nyata.
Meyke lelyanasari juga menyampaikan selain agenda jagong ngopi bersama pemuda , dalam waktu dekat juga akan melaksanakan acara bergilir dari RW 1 sampai RW 8 dengan agenda ngopi bareng bu kades yang akan di laksanakan per RW bersama seluruh masyarakat di RW tersebut yang berkenan hadir.
“Dengan demikian saya akan tahu apa yang diinginkan masyarakat dan apa yang harus kami lakukan selaku pemerintah desa melalui, kegiatan tersebut, Sukorejo kedepan akan menjadi Desa Sukorejo Guyub Rukun Bahagia Membangakan,” Pugkas Meyke. (Rif/Red)








