Oleh: Said Edi Wibowo
SuaraBojonegoro.com – Komitmen meningkatkan budaya literasi dan minat baca terus dilakukan Forum Literasi Pendidikan Indonesia (FLPI). Salah satunya melalui kegiatan donasi buku ke Pondok Pesantren (Ponpes) Mayang Madu, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Kamis, 1/10/2026.
Kegiatan bertajuk “Donasi Buku dari FLPI and Friends” tersebut menjadi bagian dari upaya FLPI memperluas gerakan literasi, tidak hanya di lingkungan sekolah dan madrasah, tetapi juga di pondok pesantren. Donasi buku dari FLPI tersebut diserahkan oleh CEO Forum Literasi Pendidikan Indonesia (FLPI), Aning Wulandari, M.Pd. Kehadiran FLPI diterima langsung oleh K.M. Muflihul Minan dan Bu Nyai Siti Lestari dari Ponpes Mayang Madu Padangan.
Aning Wulandari, M.Pd., mengatakan bahwa selama ini FLPI secara aktif menggerakkan kegiatan literasi bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah. Ke depan, komitmen tersebut akan diperluas dengan mendorong peningkatan literasi dan minat baca peserta didik. “Selama ini FLPI aktif menggerakkan literasi bagi guru, kepala madrasah dan pengawas madrasah. Selanjutnya, komitmen FLPI adalah meningkatkan literasi dan minat baca murid, baik di sekolah, madrasah maupun pondok pesantren,” ujar Aning Wulandari.
Menurutnya, buku merupakan salah satu sarana penting untuk membuka wawasan, menambah pengetahuan, sekaligus menumbuhkan budaya membaca di kalangan generasi muda. Karena itu, FLPI berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat mendukung tumbuhnya budaya literasi di berbagai lingkungan pendidikan.
“Ke depan, FLPI ingin terus menggerakkan literasi di Indonesia melalui berbagai kegiatan. Donasi buku ini menjadi salah satu langkah kecil untuk menghadirkan manfaat dan memperluas akses bacaan bagi para pelajar dan santri,” tambahnya.
Kegiatan “Donasi Buku dari FLPI and Friends” diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para santri Ponpes Mayang Madu Padangan Bojonegoro sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun generasi yang gemar membaca, memiliki wawasan luas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. FLPI juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama memperkuat ekosistem literasi di Indonesia, karena gerakan literasi akan semakin berdampak ketika dilakukan secara bersama dan berkelanjutan. tambah Aning Wulandari. (Sew/Red)








