Reporter : Wahyu Waluyo Utomo
SuaraBojonegoro.com – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro berikan bantuan 1964 ekor domba kepada masyarakat dalam program bantuan domba kesejahteraan tahun 2024. Senin (11/11/2024).
Bantuan domba ini diberikan kepada 984 orang warga yang terbagi di 8 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dengan masing – masing warga penerima manfaat menerima 1 ekor domba jantan dan 1 ekor domba betina, serta ditambah 200 Kg pakan konsentrat.
Disampaikan Randianto,S.Tr.Pt selaku Pengawas Mutu Pakan dan Produksi Bibit Ternak Besar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, kepada media ini bahwa jumlah penerima bantuan tersebut sudah sesuai dengan, Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/671/KEP/412.013/2024 Tentang Penerima Belanja Barang Program Domba Kesejahteraan Pada Kegiatan Pelaksanaan Peningkatan Mutu dan Peredaran Bibit/Unggul Ternak dan Tanaman Pakan Ternak Serta Pakan Dalam Dalam Daerah Kabupaten/Kota Pada Dinas Petenakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2024, akan tetapi dengan total 984 penerima manfaat tersebut ada 2 penerima yang tidak mendapatkan karena telah meninggal dunia sehingga total penerima menjadi 982 orang.
“SK Pj Bupati penerima 984 orang, akan tetapi meninggal 2 orang penerimanya pak Desa Tondomulo 1 orang, Desa Jamberejo 1 orang”, ungkap Randianto,S.Tr.Pt.
Randianto,S.Tr.Pt menjelaskan jika sasaran dalam bantuan domba kesejahteraan ini adalah, teruntuk masyarakat miskin yang terdaftar dalam Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah ( DAMISDA ) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTK ) yang prosesnya melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) dan telah diverifikasi oleh Dinas Peternakan dan Pertanian Bojonegoro.
“Sasarannya masyarakat miskin yang terdaftar dalam DAMISDA dan DTKS, prosesnya data dari Bappeda kita verifikasi sesuai juklak yang program domba kesejahteraan”, tambahnya.
Dengan progran bantuan ini Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro berharap kepada masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan, sehingga dapat sejahtera dan keluar dari data DAMISDA maupun DTKS. (Why/Red)








