Diduga Terinspirasi Dracin CEO, Empat Bocil di Bojonegoro Jual Batu ke Toko Emas

Reporter : Moch Arifianto

 

SuaraBojonegoro.com – Diduga karena seringblihat drama Cina (Dracin) di media sosial,  Aksi empat anak kecil di Bojonegoro mendadak viral di media sosial. Keempat bocah itu datang ke sebuah toko emas dengan percaya diri menyetorkan batu yang dikira batu giok. Tingkah polos mereka bahkan disebut-sebut bak “CEO cilik”.

 

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko emas yang beralamat di Bojonegoro, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Video kejadian itu kemudian diunggah akun gosip Lambe Turah dan menuai perhatian luas warganet.

 

Unggahan tersebut tercatat mendapat lebih dari 25 ribu like dan 1.117 komentar, dengan berbagai reaksi lucu hingga gemas dari netizen.

Baca Juga:  Polres Bojonegoro Lakukan Pengejaran Pelaku Perampokan Toko Emas

 

Penanggung jawab toko emas, Tri Puspitasari, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, awalnya empat anak itu datang tiba-tiba ke toko dan menyetorkan batu yang mereka yakini sebagai batu giok.

 

“Ada empat anak yang tiba-tiba datang ke toko pada Sabtu siang. Mereka menyetorkan batu yang dikira batu giok,” kata Tri saat di temui awak media Senin (2/2/2026).

 

Namun setelah dilakukan pengecekan, batu tersebut dipastikan bukan batu giok, melainkan batu biasa. “Setelah kami lihat, ternyata itu hanya batu biasa, bukan batu giok,” jelasnya.

 

Meski demikian, Tri menyebut bentuk batu tersebut cukup menarik. Ukurannya tergolong besar dengan perpaduan warna putih kristal dan kecoklatan, sehingga sekilas memang menyerupai batu giok.

Baca Juga:  Kapolsek Kepohbaru Himbau Pasang CCTV di Toko Emas

 

Keempat anak itu mengaku mendapatkan batu tersebut dari seseorang, lalu langsung membawanya ke toko emas untuk dijual. “Kata anak-anak itu, batunya dikasih orang dan mereka langsung datang ke toko kami,” tambah Tri.

 

Meski gagal menjual batu yang dikira giok, aksi polos keempat bocah tersebut justru mengundang senyum dan menjadi hiburan tersendiri bagi warganet. Banyak yang memuji keberanian dan kepolosan mereka yang berani datang ke toko emas layaknya pebisnis sungguhan. (Rif/Red)