Damkar Mengajar di SDN Turi 3, Mahasiswa KKN-TK UNIGORO Bekali Siswa Hadapi Situasi Darurat

SuaraBojonegoro.com – Upaya menanamkan budaya sadar keselamatan sejak usia dini terus dilakukan melalui kolaborasi antara KKN-TK Kelompok 19 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro. Melalui program Damkar Mengajar, puluhan siswa SDN Turi 3 bersama masyarakat sekitar mendapatkan edukasi sekaligus praktik langsung mengenai penanganan keadaan darurat, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIB tersebut disambut antusias oleh para peserta. Tidak hanya mendapatkan materi teori, mereka juga diajak terlibat langsung dalam simulasi penggunaan peralatan pemadam kebakaran hingga penanganan ular.

Petugas Damkar Kabupaten Bojonegoro, Matrejo, memberikan materi mengenai penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran, serta pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan. Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh para siswa.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 5 Gali Sejarah Tiap Dusun untuk Wujudkan Buku “Soko Cilik”

Suasana semakin menarik saat peserta mengikuti demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Para siswa tampak antusias mencoba memadamkan api di bawah pendampingan petugas Damkar. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan teknik penanganan dan penangkapan ular menggunakan peralatan khusus yang biasa digunakan petugas saat menerima laporan dari masyarakat.

Koordinator Desa KKN-TK Kelompok 19 Universitas Bojonegoro, Ergy Yoga Pratama, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk sinergi mahasiswa dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan Damkar Mengajar dapat membekali siswa dan masyarakat dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat. Melalui edukasi ini, kami ingin menumbuhkan budaya sadar keselamatan sehingga masyarakat lebih siap dan tanggap ketika menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Ergy.

Baca Juga:  Kenalkan Sampah Sejak Dini, KKN-TK 5 Unigoro Ajak Siswa SDN Soko IV Praktik Memilah Sampah

Menurutnya, pembelajaran seperti ini sangat penting karena tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga melatih keberanian, kesiapsiagaan, dan kemampuan mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Melalui kolaborasi antara KKN-TK Kelompok 19 UNIGORO dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, program Damkar Mengajar diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta membentuk generasi yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, siswa maupun masyarakat diharapkan dapat menjadi pelopor terciptanya lingkungan yang aman, tangguh, dan responsif terhadap situasi darurat. (Red/Lis)