Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi cepat tanggap jajaran Polres Bojonegoro. Pasca cuaca ekstrem yang menerjang wilayah Kecamatan Trucuk, Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, menginstruksikan personelnya untuk terjun langsung membantu evakuasi reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Hidayatullah, Rabu (4/2).
Peristiwa yang menimpa Asrama Putri tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian atap dan plafon setelah diterjang angin kencang. Beruntung, koordinasi yang apik antara pihak Polsek Trucuk, pengurus pesantren, dan warga sekitar membuat proses pembersihan puing-puing berjalan sangat cepat.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk hadirnya negara di tengah musibah yang menimpa institusi pendidikan agama.
”Kami bergerak cepat dengan mengedepankan sinergi antara Polri dan masyarakat. Fokus utama kami adalah memastikan lokasi asrama putri ini segera bersih dan aman dari material berbahaya, sehingga risiko cedera bagi para santriwati dapat kita minimalisir,” ujar AKBP Afrian Setya Permadi.
Selain memimpin evakuasi, Kapolres juga mengingatkan seluruh masyarakat Bojonegoro untuk tetap waspada menghadapi anomali cuaca yang kerap terjadi belakangan ini.
”Proses evakuasi ini berjalan lancar berkat gotong royong semua pihak. Namun, saya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana serupa di wilayah lain,” tambahnya.
Kini, lokasi kejadian telah dinyatakan aman dari puing-puing tajam yang berserakan. Aksi sigap ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak pengurus pesantren yang merasa terbantu dengan kehadiran personel kepolisian di masa sulit ini. (Rif/Red)








