Bupati Bojonegoro Tekankan Bantuan UEP Digunakan untuk Pengembangan Usaha

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan agar bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) digunakan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Penegasan tersebut disampaikan saat sosialisasi hari terakhir bagi calon penerima bantuan UEP di Pendopo Malowopati, Kamis (8/10/2026).

“Bantuan ini untuk membantu usaha Bapak dan Ibu yang terdata di Desil 1–5. Gunakan dengan baik untuk memperkuat dan memajukan usaha,” ujar Setyo Wahono.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Luluk Alifah menjelaskan, program UEP menyasar 1.549 calon penerima manfaat di 28 kecamatan. Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

Pada hari terakhir sosialisasi, sebanyak 494 calon penerima dari delapan kecamatan mengikuti kegiatan tersebut, yakni Margomulyo, Ngambon, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Tambakrejo, dan Trucuk.

Baca Juga:  Berikan Komitmen Kesejahteraan, Bojonegoro Raih Penghargaan Kategori Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Anugerah Desa Inspiratif

Penerima bantuan merupakan warga miskin yang terdata dalam P3KE/DTSEN Desil 1–5 dan memiliki embrio usaha. Bantuan diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan modal maupun untuk membeli peralatan usaha.

Sementara itu, perwakilan Unit Tipikor Polres Bojonegoro, Brigadir Zamroni, mengingatkan calon penerima agar menggunakan bantuan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku untuk menghindari penyalahgunaan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro berharap usaha masyarakat dapat berkembang sehingga mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. (Rif/Red)