Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai masif melakukan penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 19.200 ton beras bantuan pangan akan disalurkan kepada 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Dalam persiapan stok beras bantuan pangan tersebut, BULOG menerapkan standar kualitas sebelum beras disalurkan kepada masyarakat. Salah satunya dengan melakukan repacking beras ke dalam kemasan 10 kilogram Bantuan Pangan disertai pengecekan kualitas selama prosesnya.
BULOG juga melakukan pemrosesan kembali melalui mitra pengolahan untuk memastikan kualitas beras tetap baik sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Umar mengatakan, pihaknya telah membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Kualitas dan Kuantitas Penyaluran. Tim tersebut bertugas melakukan pengecekan beras bantuan pangan sebelum dikirim ke titik distribusi.
Tak hanya itu, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, BULOG juga telah menyosialisasikan mekanisme pengaduan apabila PBP mendapati kualitas beras bantuan pangan yang dianggap tidak sesuai.
Masyarakat dapat menghubungi layanan pengaduan BULOG, Satgas Bantuan Pangan BULOG di desa, maupun aparat desa untuk segera dilakukan penggantian beras bantuan pangan dengan kualitas yang baik.
“Penukaran beras tersebut akan kami layani maksimal kurang dari 24 jam,” ujar Umar Said.
Hal tersebut telah dilakukan BULOG saat menerima aduan dari masyarakat penerima Bantuan Pangan yang menganggap kualitas beras yang diterima kurang sesuai. BULOG langsung melakukan pengecekan ke titik desa dan melakukan penukaran beras dengan kualitas yang lebih baik.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan tidak sampai 1 x 24 jam aduan tersebut sudah kami layani,” ucapnya.
Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Kepala Desa yang menerima dan melakukan pengecekan kualitas beras bantuan pangan mengatakan, beras yang sebelumnya dikeluhkan telah diganti dengan kualitas yang lebih baik.
“Alhamdulilah pihak BULOG sudah langsung mengganti berasnya dengan kualitas yang baik dan tidak berbau, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak BULOG,” ujar Kepala Desa saat menerima dan melakukan pengecekan kualitas beras Bantuan Pangan.
Sementara itu, pada kesempatan lain, BULOG bersama anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi melakukan pemantauan kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Desa Jatiklabang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban pada Kamis, 17 September 2026.
“Beras Bantuan Pangan ini saya himbau jangan sampai dijual kembali, harus menjadi manfaat buat warga sekalian,” ujarnya Eko Wahyudi.
Eko Wahyudi mengimbau kepada masyarakat agar beras Bantuan Pangan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan warga di tingkat rumah tangga.
“Berdasarkan pemantauan kami, secara tata cara teknis penyaluran Bantuan Pangan juga sudah melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah hingga pemerintah desa sehingga diharapkan semua berjalan lancar dan masyarakat mendapatkan manfaat dari program ini,” ucapnya.
BULOG memiliki posisi yang sangat strategis dalam pelaksanaan program ini. Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, pihaknya ingin memastikan penyaluran bantuan beras terus bergulir sesuai ketentuan, dari tingkat provinsi hingga kelurahan sehingga ketahanan pangan di tingkat rumah tangga juga kuat. (Rif/Red)








