Alham: Soehadi Moeljono Adalah Surprise Bagi Dirinya dan Partai NasDem

oleh -202 views

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Soehadi Moeljono yang telah dilantik menjadi Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Nasional Demokrat (NasSem) Kabupaten Bojonegoro, merupakan bentuk Surprise bagi mantan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro, Alham M Mubay.

“Saya, Ketua DPD NasDem pereode 2010-2020, merasa senang dan suprise  dengan ditunjuknya pak Soehadi  Moeljono,  menggantikan saya.  Saya sebut ini sebagai New NasDem Bojinegoro,” Kata Alham M Ubey, Senin (29/6/2020).

Alham merasa bangga partai yang dirinya dirikan di Bojonegoro sejak masih sebagai  Ormas Nasional Demokrat tahun 2010 silam, punya daya tarik tinggi bagi para tokoh di Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Tercantum dalam SK kepengurusan pereode 2020-2024 ini, selain Soehadi Moeljono yg pernah menjabat Sekda cukup lama dan pernah mengikuti perhelatan pilkada tahun 2018, juga masih ada beberapa nama mantan pejabat teras pemkab dan polri yang menjabat dalam kepengurisan DPD Partai NasDem.

“Ada pak Koeswiyanto mantan kepala kesbangpolinmas, pak Mardikun mantan kepala Diknas, dan beberapa tokoh lainnya,” Sebut Mantan Wartawan Senior ini.

Dijelaskan pula juga Dari kalangan polri, ada  Kompol purnawirawan Masduki SH dan sejumlah purnawirawan lainya, serta Dari kalangan purnawirawan TNI, ada bapak Mayjen Bion dan sejumlah nama purnawirawan lainya.

Di kepengurusan New NasDem ini juga banyak bergabung para tokoh lintas agama dan ormas. Dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

“NasDem ingin menunjukkan bahwa partai ini adalah partai nasionalis dan agamis,” tutur Alham.

Di posisi Ketua Dewan Pakar, ada KH Mahsun, yg juga pengasuh Pondok Pesantren di Desa Bulu, Sugihwaras yg juga tokoh kharismatik di NU. Sesuai jamanya, era mellenial, New NasDem Bojonegoro juga dipenuhi para tokoh muda dan mellenial.

Sejumlah nama yang ahli  informatika dan teknology (IT), seperti Joko Setiyadi, Guntur, Samsul Arifin, Irene dan sjumlah nama mellenial lainya, siap mebesarkan NasDem era digital ini. Tak ketinggalan, sejumlah  jurnalis juga telah bergabung, memperkuat New NasDem Bojonegoro.

“Ya, saya kira layak dan tidak berlebihanlah,  kalo saya sbg pendiri partai ini, dalam kurun 10 tahun saya memimpinnya, partai ini  mampu menjadi daya tarik tersdiri para tokoh di Bojonegoro untuk bergabung. Saya yakin di kalangan gress roote juga terjadi hal yang sama,” terangnya.

Harapan Alaham sebagai pendiri NasDem dan mantan ketuanya, tentu ingin New NasDem Bojonegoro ini benar-benar mampu menjadi agen perubahan, agen pengontrol  dan pengawal  kebijakan-kebijakan pemerintah, demi kemaslahatan masyarakat Bojonegoro,  sebagaimana tage line NasDem, Gerakan Restorasi.

Perubahan kepemimpinan di Bojonegoro ini tentu bukan hanya pepesan kosong, tanpa target. DPP telah mematok target kepada New NasDem Bojonegoro danTargetnya harus realistis.

“Sebagai rasa bangga, saya mengucapkan selamat kepada Kakak Soehadi Moeljono,  yang sudah resmi menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Bojinegoro, untuk pereode 2020-2024,” Pungkas Alham. (Sas*)