1.541 Pasukan Gabungan Siap Amankan Pilkades & Kotak Suara Pilkades di Bojonegoro

oleh -104 views

SuaraBojonegoro.com – Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020 memasuki tahapan pemungutan suara, guna kesiapan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak gelombang III Tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro, Polres Bojonegoro menggelar Apel Pergeseran Pasukan bertempat di Aloon aloon Kabupaten Bojonegoro, Selasa(18/02/2020) pukul 07.30 WIB.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel, Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, didampingi Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH dan Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Hairil Achmad. Sementara yang bertindak selaku Komandan Apel, AKP Yusis Krismanto, SH, yang juga selaku Kasat Sabhara Polres Bojonegoro.

Turut hadir dalam apel tersebut Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin; Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Dra Nurul Azizah MM; Komandan Kompi Brimob Kompi C di Bojonegoro, AKP I Gusti Putu Sumantri;  Komandan Subden Pom V/2-1 Bojonegoro; Ketua FKUB Bojonegoro, KH Alamul Huda; Plt. Kasatpol PP, Arief Nanang Sugianto, S.STP.,MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro; dan para Kapolsek jajaran Polres Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Apel Penerimaan dan pergeseran pasukan BKO Polda Jatim ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan. Dengan demikian Pilkades tahun 2020 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan damai.  Pilkades tahun 2020 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena dilaksanakan secara serentak sebanyak 233 Desa. Kondisi ini akan menuntut adanya upaya maksimal dari pihak keamanan terutama Kepolisian untuk dapat menjaga stabilitas situasi kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro. Personel yang melaksanakan BKO di Polres Bojonegoro bertugas sebagai personel BKO Pengamanan TPS sejumlah 1.039 personel dari 20 Polres yang akan ditempatkan di masing-masing desa sesuai dengan penempatan personel yang telah ditentukan adapun pasukan Power on hand Kapolres Bojonegoro yaitu dari Dalmas Polres Tuban, Lamongan, Nganjuk dan Ngawi sejumlah 100 personel, 100 personel pelopor Sat Brimob Polda Jatim dan 20 pesonel Anti Anarkis Sat Brimob Polda Jatim yang akan ditempatkan di desa-desa yang memiliki kerawanan cukup tinggi.

Setelah digelarnya apel pergeseran apsukan dilanjutkan pemeriksaan pasukan dan sesi foto bersama.

Sementara itu, di tempat yang sama saat ditemui awak media, menurut Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan,  menyampaikan bahwa dalam  pengamanan Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 sebanyak 233 desa di 28 Kecamatan akan diterjunkan 1.541 personel gabungan, yang terdiri dari anggota Polres Bojonegoro sejumlah 71 personel, anggota Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Jajaran Polda Jatim sejumlah 1039 personel dan Polsek jajaran Polres Bojonegoro sejumlah 431 personel. Sedangkan personel yang disiagakan di Mapolres Bojonegoro sewaktu waktu dibutuhkan untuk back up, sejumlah 336 personel.

“Polres Bojonegoro di back up Polres Jajaran Polda Jatim dan Sat Brimob siap mengamankan tahapan Pilkades yakni masa pemungutan suara, besuk. Polres Bojonegoro sangat serius dan bertanggung jawab dalam pengamanan pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro,agar dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif, tanpa ada hambatan yang berarti,” tegas Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan.
Sedangkan Kapolres Bojonegoro, menyoroti potensi kerawanan keamanan, terutama pada saat rekapitulasi suara.

Kapolres pun kemudian mengajak masyarakat utamanya para tim pemenangan dan pendukung masing-masing calon kepala desa untuk sama-sama menjaga kondusifitas.

“Terlepas dari menang atau kalah, saya minta kepada semua calon maupun pendukung kepala desa untuk sama-sama legowo dengan hasil apapun, karena pada intinya bukan memilih kepala desa saja, tapi mencari figure pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi desa itu sendiri,” imbuhnya.

Kapolres Bojonegoro, mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkades Serentak untuk tetap menjaga netralitas dengan tidak berpihak kepada calon tertentu dalam memberikan pelayanan. (Lis/Red)