Bergerak Cepat, Pasca Banjir Brimob Bojonegoro Bersihkan Lumpur

oleh -230 views

Reporter : Arum Sekar

SuaraBojonegoro.com – Banjir yang terjadi diwilayah Bojonegoro bagian selatan menyisakan lumpur yang dibawa oleh arus air deras saat air sungai di beberapa titik meluap, dengan bergerak cepat malam itu juga pasca air banjir surut Team SAR Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim diterjunkan membantu warga dalam membersihkan lumpur yang telah menggenangi jalan dan rumah warga Dusun Sugihan, Desa Kedung Sumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Senin (03/02/2020) malam.

Dengan membawa peralatan yang sudah dipersiapan, anggota Sat Brimob Bojonegoro ini mendatangi rumah warga yang terdapat lumpur dan membersihkan baik dari dalam rumah warga maupun halaman. Selain rumah warga, Anggota Brimob ini juga membersihkan lumpur yang berada di jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Dantim SAR Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim Aiptu Suyanto, bahwa gerak cepat ini juga untuk memberikan ketenangan kepada warga masyarakat, “Jika lumour dijalan tidak segera kita bersihkan pasti akan berdampak menganggu bagi pengguna jalan ,” Tuturnya.

Disampaikan oleh Aiptu Suyanto bahwa Kejadian banjir ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi mengguyur kawasan Kecamatan Temayang yang mengakibatkan sungai Kali Gandong yang melewati Desa Kedung Sumber tidak bisa menampung debit air sehingga mengakibatkan luapan air menggenangi jalan raya dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian genangan air bervariasi mulai dari 1 meter hingga 2 meter.

“Kami menghimbau agar warga selalu waspada, tidak menutup kemungkinan hujan deras akan terjadi kembali mengingat musim penghujan yang masih berlangsung dengan curah hujan yang rata-rata masih tinggi,” Lanjut Aiptu Suyanto.

Selain membersihkan sisa lumpur dan sampah, kami juga mengevakuasi barang milik warga yang tercecer di luar rumah, karena gerusan air yang cukup deras hingga air masuk kedalam rumah, bahkan rumah salah satu warga temboknya mengalami jebol akibat gerusan air tersebut. (Rum/Sas)