Bupati Bojonegoro, Apel Mantab Praja Bentuk Respon Perkembangan Lingkungan Strategis

oleh -97 views

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Guna memastikan kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana serta Pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III Tahun 2020, Polres Bojonegoro hari ini menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020. Jumat (17/01/20).

Gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813, Sekretaris daerah, Kepala Bakorwil, kepala OPD serta Calon Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro selaku Irup Upacara menyampaikan apel ini sengaja di selenggarakan sebagai bentuk respon terhadap perkembangan lingkungan strategis baik pada tataran regional, nasional maupun global yang bergerak begitu cepat dan dinamis, terutama yang berimplikasi pada aspek keamanan dan ketertiban di wilayah kabupaten Bojonegoro.

“Selain itu Apel Gelar Pasukan ini untuk mengecek kesiapan dari masing-masing personil pengamanan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombnag III Tahun 2020 Kabupaten Bojonegoro di 233 desa yang terbagi di 28 Kecamatan,” katanya.

Selain itu Apel gelar pasukan ini juga sebagai kesiapan kita semua dalam mengantisipasi dan  mengamankan segala peristiwa yang kemungkinan akan terjadi dan aksi-aksi yang mengarah pada terganggunya stabilitas keamanan wilayah.

“Kepada semua pihak agar meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa seraya berdoa semoga dalam melaksankan tugas diberikan kesehatan, keamanan,” ujarnya.

Selain itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah juga berpesan agar tidak menganggap remeh masalah sekecil apapun. Pasalnya informasi sangatlah bermanfaat untuk di kaji, dipelajari dan klarifikasi sehingga dapat di antisipasi sejak dini.

“Karena dalam pemilihan kepala desa banyak terjadi kejadian-kejadian yang memecah belah sehingga dalam Apel kali ini diharapkan semua pihak tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tambahnya.

Bupati Bojonegoro juga menghimbau agar masyarakat tidak terhasut oleh hal-hal yang tidak jelas kebenarannya, apabila tidak mengetahui sesuatu dengan jelas hendaknya untuk menginformasikan atau menanyakan secara langsung kepada pihak-pihak yang berkompeten sesuai dengan fungsinya baik itu unsur TNI, Polri mapun aparat sipil.

Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III Tahun 2020 yang akan dilaksankan pada tanggal 19 Februari 2020 yang di ikuti oleh 233 desa di 28 kecamatan Pemkab Bojonegoro dibantu personil polri yang terdiri dari BKO Brimob, Gegana, Dit sabhara polda jatim, BKO Polres Jajaran, Polres Bojonegoro, dengan dibantu oleh Personil dari TNI, Satpol PP, dan Limnas diharapkan pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Diharapkan juga agar personil yang melakukan pengamanan baik TNI, Polri, dan Pemkab bisa bersikap Netral dan jangan memihak kepada salah satu calon. Seluruh petugas pengamanan agar memberikan pelayanan yang tebaik dan memberikan perlakuan secara adil,” harapnya.

Diakhir sambutannya bupati menyampaikan untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat, disiplin, tulus dan ikhlas sehingga pelaksanaan pengamanan tidak hanya berjala lancar dengan tertib, aman dan terkendali namun juga akan bernilai ibadah di mata Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. (Bim/red).