Kapolsek Sugihwaras Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Anggota PSHW

oleh -549 views

Reporter : Arum Sekar

SuaraBojonegoro.com – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sugihwaras, AKP Subrata memberikan himbauan terkait keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas ) di Wilayah kecamatan Sugihwaras kepada ratusan anggota PSHW (Persaudaraan Setia Hati Winongo) Tunas Muda Ranting Sugihwaras, Cabang Bojonegoro, Jum’at (16/5/19).

Dalam penyampaiannya, AKP Subrata meminta kepada seluruh anggota PSHW agar senantiasa mensosialisasikan Kamtibmas dimasyarakat diawali dari lingkungan sekitar. Dengan terciptanya Kamtibmas di wilayah Kecamatan Sugihwaras, maka ketertiban dan kenyamanan masyarakat akan lebih baik dirasakan.

“Terutama bagi anggota Pencak silat yang sudah tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat agar bisa menjadi tauladan dimasyarakat,” Papar Kapolsek.

Pihaknya juga meminta untuk mengedepankan komunikasi antara anggita Pencak silat agar setiap permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik. Polsek Sugihwaras senantiasa akan terua mewadahi dari setiap ide baik dari perguruan Silat untuk manfaat masyarakat Banyak.

“Jaga terus persatuan dan kerukunan dimasyarakat sehingga tercipta wilayah yang kondusif dan damai,” lanjut AKP Subrata.

Dirinya juga berpesan dalan kegiatan yang akan datang yaitu pemilihan kepala Deaa Serentak,bagi anggota Pencak Silat diharapkan dapat membantu pengamanan wilayah masing masing, agar pelaksanaan Pilkades bisa berjalan lancar dan aman.

Sementara itu, Sasmito Anggoro,Ketua Cabang PSHW Bojonegorobyang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa BKP merupakan baguan dari ikon masyarakat,dengan menjunjung tinggi perdamaian dan persaudaraan terhadap sesama anggota Pencak Silat.

“Justru jangan sampai anggota pencak silat malah memulai membuat suasana dimaayarakat tidak kondusif,” Kata Sasmito.

Pria yang juga Sekretaris Bojonegoro Kampung Pesilat ini juga meminta kepada anggota PSHW untuk terus menciptakan suasana aman dan nyaman di masyarakat dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Pesilat ini saat ini harus berjuang untuk pembangunan masyarakat dan bukan menciptakan suasana tidak kondusif, dan mengalah adalah sikap baik seorang pesilat dalam setiap adanya perselisihan,kemudian Ngalih atau pindah jika mengalami perselisihan, dan jika masih terus terjadi maka harus Ngabekti atau interopeksi diri dan pasrah pada Tuhan YME,” Papar Sasmito. (Rum/SB)