Banyaknya Warga Terjangkit HIV di Bojonegoro, Bupati Minta Pemutusan 

SuaraBojonegoro.com – Banyaknya pasien HIV/Aids di Kabupaten Bojonegoro yang berasal dari data dinas kesehatan Bojonegoro yaitu
Sebanyak 4.251 pasien HIV/AIDS tercatat menjalani pengobatan di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.930 orang merupakan warga Kabupaten Bojonegoro, sedangkan 2.321 pasien lainnya berasal dari luar daerah, membuat Bupati Bojonegoro mendorong semua pihak untuk lakukan pencegahan dan juga pemutusan Rantai HIV/Aids.

Selain pengobatan yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, melalui lembaga kesehatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro,  Pemerintah Kabupaten Bojonegoro harus lebih memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono kepada awak media menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan segala Sumber daya dilingkungan Pemerintahan untuk melakukan pencegahan yang lebih kuat dan juga pemutusan rantai sebaran HIV/Aids di wilayahnya.

“Melalui sidak, sosialisasi yang secara terus menerus merupakan langkah yang akan terus kita laksanakan,’ Ujar Bupati Bojonegoro.

Sehingga menurut Bupati Wahono, bahwa upaya upaya mendatangi tempat tempat yang rawan adanya penularan HIV/Aids harus sering intens dilakukan, kita minta Dinkes dan lembaga lainnya juga terus melaksanakan sosialisasi bahaya HIV/Aids, karena sangat membahayakan bagi masyarakat.

“Pemantauan terhadap pasien HIV/Aids juga terus menerus dilakukan, agar mereka mau berobat dan terus memiliki optimisme untuk sembuh,” Lanjutnya.

Bupati juga berharap kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit HIav/Aids yang mudah menular, dan juga menghindari cara penularannya, kemudian kejujuran terhadap petugas medis agar mendapatkan pengamanan yang tepat.

“Jangan malu untuk berkonsultasi bagi pasien HIV/Aids, kemudian kepada masyarakat yang mengetahui ada pasien HIV/Aids, mari untuk terus memberikan semangat sembuh, jangan dijauhi tapi terus untuk di berikan peluang bermasyakat dengan baik dan motivasi agar mau rutin berobat dan sembuh,” Terang Setyo Wahono.

Keprihatinan ini muncul dengan banyaknya jumlah warga yang terjangkit Virus HIV/Aids, sehingga pemkab tidak akan berhenti melakukan sidak ke tempat tepat yang mudah untuk penyebaran HIV/Aids melalui dinas terkait. (Why