Atasi Keluhan Masyarakat Soal LPG 3 Kilogram Langka, Pemkab Bojonegoro Minta Tambahan Kuota

SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bergerak cepat menangani kelangkaan LPG 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Kelangkaan ini diketahui terjadi akibat faktor cuaca buruk yang menghambat distribusi pasokan dari Pertamina.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Bojonegoro, Ahmadi, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem sempat membuat kapal pengangkut Pertamina gagal bersandar tepat waktu. Namun, ia memastikan pasokan mulai kembali stabil sejak awal pekan ini.

“Per Minggu (15/3), SPBE sudah terisi. Distribusi ke agen dan pangkalan pun telah dilakukan serentak pada Senin kemarin,” ujar Ahmadi, Selasa (17/3/2026).

Adapun Langkah Strategis Pemkab Bojonegoro Untuk menjamin ketersediaan stok ke depan, Pemkab Bojonegoro telah melakukan pengajuan Kuota Tambahan dengan Mengirim surat resmi ke Pertamina Patra Niaga untuk meminta tambahan kuota sebesar 3.879 metrik ton (MT).

Baca Juga:  Meski 5 PDP Sembuh, Namun Terkonfirmasi Positif Bertambah 1 Orang

“Kami juga melakukan Pemantauan di Lapangan dengan mengeratkan Tim teknis guna melakukan sidak langsung untuk memastikan distribusi di tingkat pangkalan berjalan normal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Ahmadi juga menyampaikan bahwa pihaknya juga melakukan Edukasi terhadap masyarakat selaku Konsumen dan Mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai HET.

Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi kendala distribusi serupa di masa mendatang. (Lis/Red)