Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa agar mampu naik kelas dan beradaptasi dengan era digital terus dilakukan. Aplikasi Terno turut mendukung kegiatan Medhayoh Festival Pisang Ngambon yang digelar di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (13/12/2025)
Dalam rangkaian kegiatan festival tersebut, Owner Aplikasi Terno, M. Ghufron Effendi, turut ambil bagian sebagai pemateri Workshop Strategi Marketing UMKM. Workshop ini bertujuan membekali pelaku UMKM desa dengan pemahaman pemasaran digital agar produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas secara praktis dan cepat.
M. Ghufron Effendi menjelaskan, perkembangan teknologi digital menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang jika mampu dimanfaatkan secara maksimal. Pelaku UMKM harus mulai memahami pola bisnis modern dengan memanfaatkan perangkat handphone yang kini semakin canggih.
“Pelaku UMKM harus bisa menguasai WhatsApp Business dan media sosial sebagai penunjang usaha, sehingga pemasaran produk menjadi lebih mudah dan efektif,” ujarnya.
Strategi marketing menjadi kunci agar UMKM dapat naik kelas dan tidak hanya bergantung pada pemasaran konvensional. Dengan pendekatan digital, jangkauan pasar UMKM desa dapat meluas hingga di luar wilayah lokal.
“Pentingnya strategi marketing UMKM naik kelas guna memudahkan usaha agar pemasarannya bisa dijangkau masyarakat secara luas,” tambahnya
Lebih lanjut, salah satu Gen Z asli Kecamatan Ngambon ini menuturkan bahwa Aplikasi Terno yang telah diluncurkan dan berjalan di Kecamatan Ngambon diharapkan menjadi solusi mandiri bagi UMKM desa untuk go digital. Aplikasi tersebut dirancang sebagai sarana promosi dan pemasaran produk UMKM agar lebih dikenal masyarakat luas.
Melalui Medhayoh Festival Pisang Ngambon yang dipadukan dengan workshop strategi marketing UMKM, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal di tengah perkembangan ekonomi digital. (Why/Red)








