Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Upaya peningkatan infrastruktur pedesaan terus dilakukan Pemerintah Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya melalui pembangunan jembatan yang diberi nama Jembatan Surga, yang kini menjadi akses penting bagi aktivitas para petani setempat. Senin (20/04/2026)
Kepala Desa Ngunut, Suwarno, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 12 meter dengan lebar 4,60 meter.
“Jembatan ini kami bangun untuk menunjang kelancaran akses petani, khususnya dalam mengangkut hasil panen dari sawah menuju jalan utama,” ujar Suwarno.
Penamaan Jembatan Surga bukan tanpa makna. Selain berfungsi sebagai akses utama bagi petani, jembatan tersebut juga menjadi jalur masyarakat menuju area pemakaman desa.
“Makna Surga ini kami maksudkan sebagai pengingat dan doa. Selain untuk akses pertanian, jembatan ini juga menjadi jalan menuju makam. Harapannya, setiap yang melintas senantiasa ingat pada tujuan akhir kehidupan,” imbuhnya.
Sebelumnya, para petani dan warga mengalami kendala akses, terutama saat musim panen maupun ketika menuju lokasi pemakaman. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan efisien.
Pemerintah desa berharap pembangunan Jembatan Surga tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga memberi nilai filosofis serta manfaat sosial bagi masyarakat.
“Semoga jembatan ini membawa manfaat luas, baik untuk ekonomi warga maupun sebagai pengingat nilai kehidupan,” pungkasnya. (Why/Red)








