Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, menegaskan bahwa dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bojonegoro, tidak ada yang menjegal kader PKB untuk maju di Pilkada Bojonegoro. Kamis (10/09/24).
Hal ini disampaikan Abdullah Umar, dalam acara konsolidasi pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Setyo Wahono dan Nurul Azizah. Dihadapan tokoh partai dan pengurus partai PKB, dirinya menegaskan bahwa DPC PKB Kabupaten Bojonegoro, ditugaskan oleh DPP PKB untuk melakukan langkah langkah taktis yang taktis dan strategis untuk pemenangan bupati dan wakil bupati kabupaten bojonegoro.
“Rekom PKB sudah jelas untuk Setyo Wahono dan Nurul Azizah,” katanya.
Abdullah Umar, menyampaikan rekomendasi PKB yang mengusung Setyo Wahono dan Nurul Azizah, telah melalui berbagai pertimbangan dan kajian. Bahkan secara tegas dirinya menyatakan jika tidak ada penjegalan atau larangan oleh DPP PKB kepada kadernya untuk maju sebagai calon bupati maupun wakil bupati.
“Sekali lagi perlu dicatat DPC PKB tidak melarang, tidak ada penjegalan kader-kadernya untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati,” ujarnya.
Bagi partai PKB, lanjutnya, Setyo Wahono, bukanlah orang baru. Yangmana Setyo Wahono, telah berkhidmat untuk kemajuan Kabupaten Bojonegoro dan PKB. Oleh sebab itu, dirinya mengintruksikan kepada seluruh kader-kader PKB baik di tingkat DPAC, ranting dan anak ranting dan fraksi untuk all-out untuk memenangkan Setyo Wahono dan Nurul Azizah.
“Partai PKB belum lupa caranya Menag di Pileg dan Pilkada di Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya. (Bim/red).








