Angin Kencang Terjang Tiga Desa di Dander, 18 Rumah Warga Rusak, Satu Rumah Rata dengan Tanah

SuaraBojonegoro.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga di tiga desa mengalami kerusakan, bahkan satu rumah dilaporkan rata dengan tanah.

 

Berdasarkan hasil assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, dampak angin kencang tersebar di Desa Growok, Desa Dander, dan Desa Ngraseh.

 

Di Desa Growok, tercatat sebanyak 13 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga sedang. Kerusakan meliputi bagian atap rumah, dinding, tembok dapur, hingga pagar. Bahkan, salah satu rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon.

 

Sementara di Desa Dander, satu rumah milik Suprayitno yang berada di RT 17 RW 02 mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta.

Baca Juga:  Darurat Air Bersih: IJTI, Kodim 0813 dan BPBD Bojonegoro Pasok 21 Ribu Liter Air Bersih di Tlogohaji

 

Adapun di Desa Ngraseh, terdapat empat bangunan rumah yang mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap teras.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro Heru Wicaksi dalam keterangannya menyampaikan bahwa setelah menerima laporan masyarakat pada Jumat (30/10/2026) pukul 08.40 WIB, personel BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment.

 

Petugas berangkat pukul 09.10 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB. Selain melakukan pendataan dampak kerusakan, BPBD juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada warga terdampak.

 

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Bojonegoro juga melibatkan Agen BPBD Jawa Timur, Satpol PP, serta pemerintah desa setempat.

 

Berdasarkan kondisi terkini, warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan masih bertahan di rumah masing-masing. Sedangkan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat untuk sementara mengungsi dan tinggal di rumah orang tuanya.

Baca Juga:  Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung, 1 rumah dan 1 warung di Desa Kalisumber-Tambakrejo Ambruk

 

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang maupun kerusakan bangunan.

 

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau petugas terkait apabila terjadi bencana maupun kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (Red)