SuaraBojonegoro.com – Ribuan porsi makanan gratis dinikmati warga dalam kegiatan Bojonegoro Bahagia Car Free Night (Pesta Rakyat) di Alun-Alun Bojonegoro, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349.
Sejak sore, warga dari berbagai wilayah berdatangan bersama keluarga untuk menikmati hiburan dan mencicipi aneka sajian yang disediakan di sejumlah stan. Pembagian makanan gratis dimulai pukul 18.00 WIB dan langsung disambut antusias pengunjung.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran stan kuliner dan berbagai pertunjukan membuat suasana alun-alun semakin ramai, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha daerah untuk berpartisipasi dalam perayaan hari jadi kabupaten.
Sundari, warga Kecamatan Balen, mengaku senang dapat menikmati kegiatan tersebut bersama cucunya. Selain bisa berjalan-jalan di alun-alun, ia juga berkesempatan menyaksikan hiburan dan menikmati makanan gratis yang dibagikan kepada masyarakat.
“Senang ada kegiatan seperti ini. Saya bisa mengajak cucu jalan-jalan dan menikmati hiburan di alun-alun. Apalagi ada makanan gratis yang dibagikan ke masyarakat, jadi tambah senang,” tuturnya.
Antusiasme serupa disampaikan Dissa, warga Kecamatan Sukorejo. Ia mengaku baru pertama kali menyaksikan pertunjukan Sandur sejak tinggal di Bojonegoro. Menurutnya, pertunjukan tersebut menjadi hiburan sekaligus kesempatan untuk mengenal kesenian tradisional khas daerah.
Rangkaian Pesta Rakyat dan Festival Sandur telah berlangsung sejak pagi. Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain lomba mewarnai bertema Sandur tingkat taman kanak-kanak (TK), lomba tembang Sandur tingkat SMP/MTs, serta pameran karya siswa.
Festival Sandur menghadirkan tiga kelompok seni dengan lakon berbeda. Teater Awu Art Laboratory membawakan lakon Ngunduh Wohing Pakarti pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, Sandur Kembang Desa Bojonegoro tampil dengan lakon Suluh Kaweruh pada pukul 15.30 WIB, disusul Sandur Sedhet Srepet Bojonegoro yang membawakan lakon Lemah Ninggal Warah pada pukul 19.00 WIB.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga kesempatan mengenal dan menikmati kesenian tradisional Bojonegoro. Keterlibatan lebih dari 100 UMKM lokal turut menjadi bagian dari upaya memeriahkan peringatan HJB ke-349 sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. (Lis/Red)








