HJB ke-349, Bupati Bojonegoro Ziarah ke Makam Adipati Haryo Matahun

SuaraBojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua TP PKK Cantika Wahono melanjutkan rangkaian ziarah leluhur ke Makam Adipati Haryo Matahun, setelah sebelumnya berziarah ke Makam Buyut Dalem. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 tahun 2026.

Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), rombongan mengikuti doa bersama di makam yang berada di Astana Mojoranu tersebut. Dengan mengenakan pakaian serba putih, Bupati dan rombongan mengikuti prosesi ziarah secara khidmat, dilanjutkan dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Juru Kunci Makam Adipati Haryo Matahun, Sugianto, menjelaskan bahwa Adipati Arya Matahun dikenal sebagai Pangeran Sasongko atau Raden Songko. Ia merupakan tokoh dalam sejarah Bojonegoro yang memiliki keterkaitan dengan garis keturunan kerajaan-kerajaan Jawa.

Baca Juga:  Hakim PTUN Surabaya Tolak Gugatan Mantan Dirut ADS

“Adipati Arya Matahun gugur dalam pertempuran melawan pasukan Madura dan Sampang di wilayah Badholeng, Sedayu, Kabupaten Gresik. Pertempuran tersebut dipicu oleh penolakan Cakraningrat dari Madura untuk menghadap Susuhunan Pakubuwono II di Kartasura,” jelas Sugianto.

Dalam catatan sejarah yang disampaikan juru kunci, Raden Adipati Arya Matahun bersama bala tentara Jipang dikerahkan untuk menggempur Madura. Namun, Cakraningrat mendapat bantuan dari putranya, Raden Tumenggung Secadiningrat, yang saat itu menjadi penguasa Sedayu.

Pertempuran sengit di wilayah Sedayu tersebut berakhir dengan gugurnya Raden Adipati Arya Matahun pada Sabtu Kliwon, 3 Ruwah tahun Jimakir, yang disebut dalam catatan tersebut bertepatan dengan 1735 Masehi atau tahun Jawa 1666.

Baca Juga:  Ziarah Makam Leluhur Oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Awali Rangkaian Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Setelah pertempuran, jenazahnya dibawa oleh putranya, Raden Tumenggung Kramawijaya, untuk dimakamkan secara layak di Astana Mojoranu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Setyo Wahono juga menyerahkan bingkisan kepada juru kunci makam dan imam tahlil sebagai bentuk perhatian kepada pihak yang turut menjaga tradisi ziarah leluhur. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan tumpengan dalam suasana kebersamaan.

Rangkaian ziarah leluhur dalam rangka HJB ke-349 selanjutnya dilanjutkan ke Makam Kanjeng Soemantri di Kelurahan Mojokampung.

Ziarah ini menjadi bagian dari upaya mengenang jasa para tokoh pendahulu sekaligus menjaga tradisi penghormatan terhadap leluhur dalam perjalanan sejarah Kabupaten Bojonegoro. (Lis/Red)