SuaraBojonegoro.com – Kerja keras dan konsistensi latihan berbuah manis. Tim bola voli putra SD Negeri Sembunglor berhasil keluar sebagai juara pertama Turnamen Bola Voli Antar-SD se-Kecamatan Baureno dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (2/9/2026).
Bertanding di Lapangan Bola Voli Bapak Haji Markilan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, para pemain SDN Sembunglor tampil penuh percaya diri sejak pertandingan awal hingga partai final. Di bawah asuhan guru olahraga Nizar Syarifuddin, S.Pd., mereka mampu menunjukkan permainan disiplin, kompak, dan pantang menyerah.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi catatan membanggakan karena SDN Sembunglor untuk pertama kalinya berhasil menjuarai turnamen bola voli tersebut.
Turnamen antar-siswa SD itu berlangsung meriah. Sejak pagi hingga siang, Lapangan Bola Voli Bapak Haji Markilan dipadati ratusan penonton. Siswa, guru, orang tua, hingga masyarakat sekitar turut memberikan dukungan dan menyaksikan pertandingan yang berlangsung sengit namun tetap menjunjung sportivitas.
Sejak babak awal, SDN Sembunglor tampil impresif. Permainan kolektif dan semangat juang tinggi membuat tim tersebut mampu melewati lawan-lawannya satu demi satu.
Tantangan berat datang di babak semifinal. SDN Sembunglor harus berhadapan dengan SDN Seraturejo yang merupakan juara bertahan. Pertandingan berlangsung ketat. Reli panjang dan adu strategi membuat kedua tim saling mengejar angka.
Namun, ketenangan serta kekompakan pemain SDN Sembunglor menjadi pembeda. Mereka mampu mengatasi tekanan dan akhirnya memastikan tiket menuju partai final.
Di laga puncak, SDN Sembunglor menghadapi SDN Trojalu. Dukungan ratusan penonton membuat atmosfer pertandingan semakin panas.
Namun, bukannya tertekan, para pemain SDN Sembunglor justru tampil semakin percaya diri. Smash-smash keras, servis akurat, serta pertahanan yang rapat membuat SDN Trojalu kesulitan mengembangkan permainan.
Pertandingan final akhirnya dimenangi SDN Sembunglor dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan tersebut mengantarkan tim voli putra SDN Sembunglor menjadi juara pertama.
Menariknya, prestasi tersebut diraih tanpa persiapan khusus menghadapi turnamen. Para pemain hanya menjalani latihan rutin dan latihan ringan. Mereka memang terbiasa berlatih bola voli setiap sore.
Konsistensi latihan itulah yang kemudian menjadi modal penting ketika mereka harus menghadapi pertandingan sebenarnya.
Guru olahraga SDN Sembunglor, Nizar Syarifuddin, S.Pd., mengaku bersyukur sekaligus terharu melihat perjuangan anak didiknya hingga mampu membawa pulang gelar juara.
“Perasaan campur aduk pasti. Semua yang bertanding ingin menjadi juara. Tapi juara itu bonus. Kami sebagai pembimbing berusaha maksimal, eksekusi di lapangan tergantung anak-anak. Alhamdulillah semangat mereka luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN Sembunglor, Dwi Utami, S.Pd., mengatakan kemenangan tersebut bukan hanya tentang mendapatkan piala. Lebih dari itu, turnamen menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar membangun mental, menjunjung sportivitas, serta memperkuat kerja sama tim.
“Kemenangan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Semoga bisa menjadi motivasi untuk berlatih lebih giat dan berani menghadapi kompetisi lain di event-event berikutnya,” ungkapnya.
Ia berharap prestasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri para siswa sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan mengejar prestasi.
Gelar juara SDN Sembunglor menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini dapat melahirkan prestasi yang membanggakan. Dari latihan rutin setiap sore hingga akhirnya berdiri di podium juara, para siswa telah menunjukkan bahwa disiplin, kerja sama, keberanian, dan semangat pantang menyerah mampu membawa mereka meraih hasil terbaik.
Turnamen tersebut pun bukan sekadar tentang siapa yang membawa pulang piala. Di balik pertandingan, ada proses belajar, keberanian untuk bersaing, pengalaman menghadapi tekanan, serta mimpi-mimpi besar yang mulai tumbuh dari lapangan sekolah dasar. (Lis/Red)








